PMI Kabupaten Pringsewu Adakan Diklatsar KSR PMI Unit Markas

Sumataerapost.co – Pringsewu | Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pringsewu melaksanakan Pendidikan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Markas PMI Kabupaten Pringsewu, selama 10 hari dimulai Rabu,1 hingga 10 Desember 2021 di Kampus STMIK Pringsewu.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Pringsewu, Dr. H. Fauzi di hadiri PMI Propinsi Lampung Arys Suharyanto, serta undangan lainnya, Kapten Rachmat Kodim Tanggamus, Iptu Mardiyono Polres Pringsewu, dan dari Dinas Kesehatan Pringsewu, diikuti 25 peserta calon KSR PMI Unit Markas PMI Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga :  Berta Niken Guru SDN dari Pringsewu Dapat Undangan Menghadiri Upacara Proklamasi di Istana Merdeka 

Harys Suharyanto, dari PMI Propinsi Lampung, mengatakan, Pelatihan ini merupakan Diklatsar KSR PMI Unit Markas PMI Kabupaten Pringsewu. Materi Pelatihan ini terdiri dari Kepalang Merahan, Penanggulangan Bencana, Pertolongan Pertama, Perwatan keluarga, Restoring Family Links, Kesehatan Remaja, Water in Sanitasien Higien, Kepemimpinan, dengan total 120 jam, untuk jam terbanyak P3K, 30 jam.

Baca Juga :  2 Terduga Perzinahan MRZ dan MS

Harys Suharyanto yang juga sebagai kepala markas PMI Propinsi Lampung, menekankan kepada para calon KSR PMI Unit Markas PMI Kabupaten Pringsewu, harus aktif selama 3 tahun dari mulai pendidikan untuk berbhakti sesuai dengan prinsip-prinsip Kepalang Merahan.

Ketua PMI Kabupaten Pringsewu, Dr. H. Fauzi, dalam sambutannya mengatakan, Relawan itu harus tangguh, kuat, iklhas, dan berjiwa korsa, dalam menolong sesama tidak membedakan agama, suku maupun warna kulit.

Baca Juga :  Membangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

Diklatsar ini penting dilaksanakan untuk pembekalan para anggota KSR ketika terjun kelapangan dalam melaksanakan pertolongan akibat bencana.

Fauzi juga mengingatkan jangan lupa dan lengah, dimasa pandemi covid -19 ini, kita tetap melaksanakan protokol kesehatan, guna pencegahan dan penanggulangan covid – 19, jelas Dr. Fauzi. (Andoyo)