Sumaterapost.co | Pringsewu – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pringsewu mengadakan Orientasi Community Engagement And Accountability (CEA) dan Pelatihan Psikososial Suport Servive (PSS), bagi Staf Markas dan Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Pringsewu, Kamis, (03/11/2022) di Markas PMI Kabupaten Pringsewu.
Orientasi CEA ini merupakan tindak lanjut dari Orientasi CEA untuk Pegawai dan Relawan PMI Kabupaten/Kota Se – Provinsi Lampung Program PERTAMA – DAS/CORTA Dukungan American Red Cross, yang diselenggarakan secara online oleh PMI Provinsi Lampung, untuk PMI Kabupaten Pringsewu mengirimkan 2 peserta Siti Ayu, yang merupakan staf Markas, dan Dhukha anggota Kosrps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Pringsewu.
“Sementara Pelatihan Psikososial Suport Servive (PSS), diadakan di Badung Bali, yang diikuti oleh relawan dan staf 22 Provinsi se Indonesia, dari Propinsi Lampung diwakili oleh Dhukha, anggota KSR PMI Kabupaten Pringsewu,”papar Junaidi. M.S.,S.E. Sekretaris sekaligus Kepala Markas PMI Kabupaten Pringsewu.
Adapun tujuan dari kegiatan ini, meningkatkan kemampuan relawan dalam memahami konsep dasar terkait pelibatan masyarakat dan akuntabilitas (CEA), dan meningkatkan ketrampilan peserta dalam melaksanakan kegiatan layanan kemanusiaan yang melibatkan masyarakat. Serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk memberikan feedback / umpan balik dalam setiap kegiatan PMI sehingga masyarakat di jadikan subyek dan mitra layanan PMI.
Junaidi, Sekretaris PMI Kabupaten Pringsewu, yang juga sebagai Purna Kabag Protokol Pemkab Pringsewu, lebih lanjut, menjelaskan, bahwa Psikososial Suport Service (PSS) Merupakan tindakan pertama yang dilakukan dalam durasi singkat kepada seseorang yang baru saja mengalami bencana, krisis dan keadaan darurat untuk membantu keadaan pada saat itu. Materi ini akan disampaikan oleh Dhukha anggota relawan PMI Kabupaten Pringsewu.
Ketua PMI Kabupaten Pringsewu, Dr. Fauzi, mengucapkan terimakasih kepada staf dan relawan, yang melakukan tindak lanjut dari pelatihan CEA, dan PSS, menyampaikan ilmu yang telah di dapat kepada staf dan relawan PMI Kabupaten Pringsewu.
“Saya berharap ilmu yang didapat hari ini meningkatkan kualitas SDM bagi staf dan relawan PMI Kabupaten Pringsewu, supaya memahami peran penting masyarakat dalam setiap kegiatan kemanusiaan melalui kegiatan CEA. Sedangkan Pertolongan Pertama Psikologis , Psychological First Aid (PFA), Merupakan tindakan pertama yang dilakukan dalam durasi singkat kepada seseorang yang baru saja mengalami bencana, krisis dan keadaan darurat untuk membantu keadaan pada saat itu,”ujar Dr. Fauzi, Ketua PMI Kabupaten Pringsewu.
(andoyo)




