PMII Komisariat IIB Darmajaya Ajak Mahasiswa Berwirausaha

SumateraPost, BANDARLAMPUNG – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bandarlampung mengajak mahasiswa di Provinsi Lampung berkarya dan berwirausaha di era digital saat ini. Sehingga setelah lulus atau mendapat gelar sarjana, mereka tak lagi hanya berpikir menjadi pegawai atau karyawan, tetapi berwirausaha di berbagai sektor.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PMII cabang Bandarlampung komisariat IIB Darmajaya menggelar seminar kewirausahaan se-Provinsi Lampung yang dilakukan di Dunkin Donuts lantai II Bandarlampung, Senin (7/6).

’’Goal dari seminar ini adalah para mahasiswa mengubah pola pikir dari hanya menjadi karyawan atau pegawai, menjadi berwirausaha di berbagai sektor. Apalagi di era digital sekarang beriklan sangat murah dan mudah,” kata Ketua PMII cabang Bandarlampung komisariat IIB Darmajaya Deny Rhelipa Tanjung, S.E. didampingi ketua pelaksana seminar Rifki Sanjaya.

Baca Juga :  Tidak Menyangka Menjadi Lulusan Terbaik IIB Darmajaya Periode Juni 2021, Ini Kisahnya

Hadir dalam seminar tersebut, utusan pengurus PMII dari beberapa komisariat, diantaranya dari Universitas Lampung (Unila), Universitas Bandar Lampung (UBL), STKIP PGRI, Universitas Saburai dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan. Selain itu juga dihadiri beberapa penggiat UMKM.

Seminar yang dimodertori Iskandar Orlando, SE tersebut menghadirkan dua narasumber. Pertama, akademisi dari UBL, Dr. Lukmanul Hakim, SH, MH dan penggiat UMKM, Dr. Sophan Sjaiful, SE, MM.

Baca Juga :  PTS Terbaik di Sumbagsel IIB Darmajaya Mewisuda 342 Lulusan

Perwakilan dari PMII Cabang Bandarlampung, Refki Ardiansyah dalam sambutannya, peluang berbisnis tidak harus mempunyai modal besar. Tetapi dengan niat dan kerja keras bisa memulai berusaha. Contoh usaha kuliner seperti menjual gorengan. Karena pangsa pasar gorengan sangat bagus dan cultur PMII sendiri setiap berdiskusi, yasinan dan agenda lain selalu membeli gorengan.

Baca Juga :  Tidak Menyangka Menjadi Lulusan Terbaik IIB Darmajaya Periode Juni 2021, Ini Kisahnya

Dr. Lukman Hakim, SH, MH menyoroti mengenai peran entrepreneur dan pengembangan usaha melalui tiga aspek, yakni hukum, ekonomi dan teknologi. Di era sekerang tiga aspek tersebut satu sama lain saling berkait dan mendukung.

Lalu menurut Dr. Sophan Sjaiful, SE, MM. untuk menjadi seorang entrepreneur di era digital sekarang sangat banyak pilihan. Bisa menjadi reseller atau distributor. Yang harus diingat yakni konsisten, jangan hanya semangat diawal tapi lemah setelah usaha sedang berlangsung. (een)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here