POL-PP Atim Minta Pedagang tidak Berjualan ditempat Mengganggu Aktifitas Masyarakat

SumateraPost.co, Aceh Timur – Puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ) Kabupaten Aceh Timur dikerahkan untuk menertibkan Pasar Peureulak, karena sering para pedagan berjualan tidak mengindahkan aturan penertiban yang telah ditentukan di lokasi pasar baru, malah menjabur dilokasi yang mengganggu keindahan semisalnya di depan sekolah, pinggiran jalan umum dan pasilitas umum laibnya, oleh karenanya pihak personel Satpol PP dibantu Personil Dishub Aceh Timur dan Pihak Kecamatan Peureulak kembali turun mengingatkan para pedagang agar tidak berjualan di tempat – tempat yang disebutkan tadi 
Penertiban berlangsung lancar, tidak ada pedagang yang memprotes penertiban itu. Bah­kan, sejumlah pedagang dengan su­ka­rela memindahkan barang dagangan mereka yang  berjualan di lokasi pasilitas umum, sehingga akan nampak rapi, ” ujar Kepala Satpol PP dan WH Aceh Timur, T. Amran, SE.MM, Sabtu, (31 Oktober 2020).
Menurutnya, penertiban ini merupakan tin­da­kan rutin yang dilakukan oleh Satpol PP se­­tiap harinya, untuk menindak tegas para pe­da­gang liar yang berjualan di bahu jalan dan tempat pasilitas umum yang bukan tempat jualan se­hingga mengganggu keamanan dan ketertiban.

Amran menambahkan, berkat kerja sama Muspika Peureulak dan instansi terkait, pro­ses penertiban pedagang berlangsung lancar. Penertiban tersebut dilakukan karena ada laporan dan keluhan warga, para pedagang berjualan tidak teratur sehingga sangat mengganggu keindahan kota.
“Kami bersinergi dengan Muspika dan pi­hak terkait untuk menciptakan ketertiban di wi­layah Aceh Timur, sehingga dapat men­ja­wab keresahan masyarakat, pihaknya masih teleran, dan selalu mengingat, namun bila terus menerus membandel tentu tindakan tegas akan kita lakukan sesuai aturan yang berlaku “, Kata T. Amran

Dikatakan, pihaknya memberikan edukasi kepada para pedagang. Pada pe­nertiban kali ini, kami bukan hanya me­ner­tibkan para pedagang di sekitar lokasi, tetapi memberikan sosialisasi sekaligus me­maparkan sanksi pelanggaran Perda, dan Penerapan Protokol kesehatan Covid Serta diharap kepada para pedagang untuk menempati lokasi pasar baru yang ada sejalan dengan penetapan Forkopimda Aceh Timur,” Ujarnya. (TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here