Polda Lampung Kerahkan 530 Personil Pelaksanaan OZK II

Sumaterapost – Polda Lampung mengerahkan sebanyak 530 personil dalam pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau (OZK) II 2017. Apel pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau II dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suroso Hadi Siswoyo, di Mapolda Lampung, Rabu (1/11). Pada pelaksanaan operasi kali ini Kapolda menekankan untuk mengedepankan pola refresif atau penilangan terhadap pelanggaran.
“Operasi ini sebagai cipta kondisi yang mengarah kepada tindakan tegas, dan menyasar kendaraan bermotor R2 dan R4 yang melawan arus dan tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendaraan,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Suroso Hadi Siswoyo.
Lanjut Kapolda, pihaknya juga akan menindak tegas masyarakat yang menggunakan lampu strobo dan sirinenya. “Tentu mobil yang menggunakan lampu strobo tidak dibenarkan, dan kami akan menindak secara refresif seperti penilangan,” ujarnya.
Menurutnya, untuk operasi ini, Polda Lampung menurunkan 530 personil anggota satuan lalu lintas jajaran Polda Lampung.  “Tentunya nanti juga akan dibantu dengan stek holder, satpol PP, TNI, dan Dishub,” paparnya.
Ia menghimbau, khususnya untuk masyarakat Lampung, agar melengkapi kelengkapan pada saat mengendarai kendaraan bermotor.  “Untuk meningkatkan harkat dan martabat serta kultur budaya khususnya di provinsi lampung agar masyarakatnya taat berlalu luntas,” tutupnya.
Sementara Polres Lampung Utara (Lampura) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Zebra Krakatau (OZK) 2017 bersama TNI, Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP Kabupaten Lampura, yang digelar di halaman Polres Lampura, Rabu (1/11) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Lampura AKBP Eka Mulyana, dengan tujuan untuk mengecek kesiapan anggota sebelum menggelar OZK 2017.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kapolres Lampura AKBP Eka Mulyana menyampaikan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

”Operasi Zebra Krakatau 2017 akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 1 s/d 14 Nopember 2017, untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas,” ujar Kapolres
.

Guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut, maka perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan  menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas, oleh sebab itu diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.
 (dul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here