Polisi Akan Bubarkan Pengunjung Mall, Bila Terjadi Penumpukan

SumateraPost, Bogor – Petugas gabungan terus memonitor pusat perbelanjaan baik mal maupun pasar tradisional di seputar Kota Bogor. Karena H-3 jelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, terjadi kepadatan hingga antrian panjang di beberapa tempat pusat perbelanjaan Minggu (9/5/2021).

Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kepolisian akan terus memonitor agar tidak terjadi penumpukan di pusat perbelanjaan dan pasar karena rawan penyebaran Covid- 19

Baca Juga :  Ade Yasin : Covid-19 di Kabupaten Bogor Terjadi Lonjakan Tajam, SatPol PP Kawal 434 Desa

Tim gabungan akan berusaha menertibkan warga Bogor yang belanja agar tidak terjadi penumpukan dan terus memantau kondisi pusat-pusat perbelanjaan lain jelang akhir Ramadan. Bila terjadi penumpukan dapat dibubarkan.

“Kami akan melakukan penutupan akses dan bila terjadi kepadatan akibat kerumunan. Pengunjung dapat dibubarkan di area tersebut, bila terjadi kepadatan dan penumpukan” kata Susatyo.

Baca Juga :  Perampasan Kendaraan Dijalan, Diuji Ditingkat Banding Ingin Jajal Naluri Hakim

Langkah ini kata Kapolresta untuk menekan terjadi kerumunan dan dijalankannya protokol kesehatan. Susatyo meminta, agar warga dapat memanfaat tempat perbelanjaan terdekat dan tak harus tertuju pada pusat perbelanjaan tertentu, hingga terjadi penumpukan.

“Kami mengimbau agar warga manfaatkan pusat perbelanjaan terdekat dari lokasi tempat tinggal. Karena penumpukan berisiko terpapar Covid-19 dan Kota Bogor terjadi meningkat, kasus Covid- 19,” kata Susatyo.

Baca Juga :  PENULARAN COVID-19 MERANGKAK NAIK, BUPATI Hj. NINA MINTA PPKM MIKRO AKTIF

Hasil pantau dibeberapa di pusat perbelanjaan kepadatan terjadi sejak siang menjelang petang. Warga Kota Bogor berbondong bondong menyerbu pusat perbelanjaan tertentu untuk membeli baju dan keperluan lebaran lain.

Dibeberapa tempat, Polisi terpaksa menutup sementara akses masuk seperti pusat perbelanjaan Bogor Trade Mall (BTM). Petugas mencegat beberapa warga yang nekad menerobos penjagaan penertiban protokol kesehatan. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here