Polisi Amankan Tujuh PSK Usai Curi Belasan Juta Uang Pelanggannya

SumateraPost.co, Binjai – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjai Timur mengamankan tujuh pekerja seks komersial (PSK) atas dugaan keterlibatan mereka dalam kasus pencurian uang Rp 18 juta milik salah seorang pelanggan mereka, Selasa (08/09/2020) malam.

Dari seluruh tersangka yang diamankan itu, enam di antaranya berstatus wanita-pria (waria) dan seorang lagi wanita.

Mereka tidak lain, AS alias Elsa alias Angel (24), warga Desa Serbajadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, HT alias Sisi (23), warga Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, AW alias Cia (24), warga Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, HA alias Abel (29), warga Kelurahan Timbanglangkat, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, DJL alias Ayu (22), warga Desa Bekiun, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, serra TS alias Anggun (26) dan SR (31), keduanya warga Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

Selain mengamankan tujuh tersangka, sejauh ini polisi pun masih mengejar tiga pelaku lainnya yang juga waria. Mereka Itu, Ede, Puput, Eka, dan Dena.

Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, melalui Kasubbag Humas, AKP Siswanto Ginting, Rabu (09/09/2020) malam, mengatakan, ketujuh tersangka diamankan Polsek Binjai Timur setelah menindaklanjuti pengaduan pria berinisial BA (32).

Dalam laporannya, warga Kelurahan Jaharun B, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang itu, mengaku, kehilangan uang tunai sebesar Rp 18 juta dari total Rp 23 juta, yang dia simpan di bawah bagasi sepeda motor Honda Supra X miliknya.

“Sebelum uangnya hilang, korban awalnya mengunjungi kos-kosan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tunggurono, bersama sepupunya, SM (33), warga Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan,” ungkap Siswanto.

Dia mengaku, lokasi kos-kosan yang didatangi korban dan sepupunya itu merupakan tempat yang selama ini menjadi hunian para waria.

Setiba di tempat itu, lanjut Siswanto, korban kemudian memarkirkan sepeda motornya di halaman kos. Kemudian korban bersama sepupunya masuk ke kamar kos tersangka AS, dan melakukan hubungan seks sejenis.

Namun saat korban dan sepupunya hendak pulang, mereka justru terkejut begitu melihat bagasi sepeda motor sudah dalam kondisi rusak.

Menyadari hal tersebut, korban bergegas memeriksa uang yang dia simpan dalam tas tepat di bawah bagasi sepeda motor. Nahas bagi korban, sesaat setelah bagasi sepeda motornya dibuka, sebagian besar uang tersebut justru sudah menghilang.

“Menurut korban, total uang yang ada dalam tas di bawah bagasi sepeda motornya ada Rp 23 juta. Namun yang tersisa hanya tinggal Rp 5 juta. Sedangkan sisanya Rp 18 juta sudah menghilang,” terang Siswanto.

Merasa dirugikan atas kejadian tersebut, korban lantas membuat pangaduan resmi ke Polsek Binjai Timur.

Beruntung sesaat setelah kasus dugaan pencurian ini ditangani anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjai Timur, tujuh dari 11 tersangka akhirnya diamankan. Mereka diketahui para PSK penghuni kos yang dikunjungi korban.

Sebagai barang bukti, polisi ikut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Supra milik korban, serta uang tunai senilai Rp 5,35 juta, yang disita dari tujuh tersangka.

“Hasil interogasi petugas, diketahui jumlah tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan pencurian itu semuanya ada 11 orang,” jelas Siswanto.

Dalam hal ini, katanya, dua tersangka yang kini buron, yakni Ede dan Puput, diduga sebagai otak pelaku kejahatan. Mereka berdua bertindak sebagai eksekutor pencurian, dengan modus merusak bagasi sepeda motor dan menjarah uang di dalamnya.

Kemudian, dua tersangka buron lainnya, yakni Eka dan Dena, sibuk berjaga di gerbang depan kos-kosan tersebut, sembari mengawasi aksi dua rekannya menjarah uang dari dalam bagasi sepeda motor korban.

“Khusus tujuh tersangka yang diamankan Polsek Binjai Timur, mereka inilah yang mengetahui aksi kejahatan kempat tersangka utama. Namun mereka juga ikut menerima uang hasil curian, yakni sebesar Rp 800 per orang,” ujar Siswanto. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here