Polres Bogor Kota, Gencar Ingatkan Warga Jaga Prokes dan Dilarang Mudik

SumateraPost, Bogor – Polres Bogor Kota, gencar ingatkan masyarakat agar tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) dan mematuhi segala ketentuannya. Polisi juga mensosialisasikan larangan mudik, sesuai ketentuan pemerintah.

‘Polisi bersilaturrahmi di sejumlah masjid, sekaligus sholat Isya, dilanjutkan sholat teraweh berjemaah. Usai sholat Polisi Ramadhan Polres Bogor Kota, mengingatkan warga betapa pentingnya melaksanakan Prokes,” kata Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar Jumat (23/4/2021) malam

Baca Juga :  Wakapolda Cek Lansung Pos Penyekatan di Kawasan Puncak, Nopol Diluar Bogor Putar Balik

Polisi Ramadhan tutur Rachmat, mengunjungi beberapa masjid di Kota Bogor, satu diantaranya jemaah Baetul Rohmah Kel. Cikaret Kota Bogor Selatan. Selain membagikan masker Aiptu Sunaryo dan Aipda Rofik Hidayah, Sip, terus berupaya meyakinkan jemaah agar tetap melaksanakan Prokes.

Aiptu Sunaryo mengatakan, selain melaksanakan Prokes, Pemerintah mengeluarkan larangan agar warga tidak mudik, karena hal itu telah dikeluarkan larangan dari pemerintah pusat. Beberapa tempat akan dilakukan penyekatan menunjukan keseriusan pemerintah melarang warga mudik.

Baca Juga :  Antisipasi Pemudik Diperbatasan, Polisi Tempatkan Pospam Penyekatan Rindu Alam

Menurut Rachmat, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 resmi menambah waktu larangan mudik. Hal itu kata Rachmat sesuai Addendum surat edaran perihal pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).

Rachmat menjelaskan, Polisi Ramadhan tuturnya, melonjak drastis beberapa hari belakangan, Covid- 19 yang melanda India. Membuat pasokan suplai oksigen di sana tidak dapat mendukung fasilitas kesehatan di negara itu.

Baca Juga :  Pantau Posko Mudik, Bupati dan Rombongan Forkominda, Putar Balik Takbir Keliling

Melonjaknya jumlah pasien COVID-19 di India di jelaskan Polisi Ramadhan, Polres Bogor Kota tentang rentang usia muda, dibandingkan kelompok rentan lansia di India.

“Lonjakan tersebut, memicu ratusan warga negara India lari ke Indonesia. Sehingga menuai gelombang protes dari netizen Twitter Indonesia. Hal itu, disampaikan Polisi Ramadhan saat bersilaturrahmi dengan warga,” ungkap Rachmat. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here