Polres Bogor Kota, Terjun 15 Ribu Petugas Awasi Pelanggar Ketentuan Pemerintah

SumateraPost, Bogor – Polres Bogor Kota, akan bentuk Satgas Kewaspadaan bertugas untuk mengawasi pemudik dan pendatang pasca lebaran tahun ini. Satgas tersebut, akan menerjunkan 15 ribu petugas gabungan dan bekerja efektif menangkal para pemudik dan pendatang, yang mencoba melawan ketentuan pemerintah.

“Satgas Kewaspadaan bekerja dan menjaring serta memotor pergerakan mobilisasi masyarakat, baik yang akan mudik maupun datang,” kata Kapolres Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangan Pres Senin (26/4/2021)

Baca Juga :  Rachmat: Operasi Ketupat Lodaya, Polisi Putar Balik 172 Kendaraan

Menurutnya, pengawasan ini akan diberlakukan mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan akan ikut bekerja aktif dan monitor pergerakan pemudik dan pendatang serta mengawasi pekarangan pemerintah.

Kapolresta menjelaskan, bagi pelanggar kata Susatyo Satgas bekerja efektif dapat mengenakan sanksi sanksi yang dituangkan dalam Peraturan Walikota (Perwali) yang baru. Tujuannya, untuk menekan para pelanggar ketentuan tersebut.

Baca Juga :  Kadin Bersama BNI Akan Bantu Permodalan dan Pemasaran Petani Kopi Tanjungsari

Dikatakan bagi pemudik maupun pendatang yang nekad dan mencoba mengelabui petugas dengan cara melewati jalan tikus. Sesampainya di Kota Bogor, Satgas akan bergerak dan melakukan tindakan berupa sanksi hukum.

“Boleh saja kalau ada pemudik maupun pendatang yang nekad dan mencoba menggunakan jalan tikus untuk masuk ke Kota Bogor, dipasti akan ditindak tegas secara berjenjang dan terukur,” kata Susatyo.

Baca Juga :  Penyekatan Cileungsi, Memutar Balik Sejumlah Kendaraan, Tes Antigen Umumnya Negatif

Kapolresta juga lebih jauh mengatakan, bagi pelanggar akan dilakukan penyidikan dan dikenakan sanksi hukum dan bukan tak mungkin akan akan diproses sesuai hukum pidana.

Susatyo menambahkan bagi pelanggar ketentuan pemerintah, akan lansung dievakuasi petugas, termasuk pemberlakuan rapid tas antigen atas biaya sendiri. Karena pemerintah dengan tegas telah mengumumkan pelarangan tersebut. Untuk mencegah penyebaran Covid- 19 di Kota Bogor. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here