Polres Bogor Ringkus Pelaku Investasi Fiktif, Seorang Ibu Dibobol 2 Miliar

Sumatera Post, Bogor – Polres Bogor akhirnya meringkus mantan pegawai bank pemerintah cabang Cileungsi. Setelah pelaku ditenggarai membuat program investasi fiktif, atas nama bank tempat dia bekerja. Seorang ibu berinitial SS dibobol Rp 2 miliar.

“Tersangka inisial AM, sebagai asisten manager di bank pemerintah cabang Cileungsi. Korban seorang ibu berinitial SS ditawari program fiktif oleh tersangka AM,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun dalam keterangan pers Selasa (20/4/2021).

Baca Juga :  Pantau Posko Mudik, Bupati dan Rombongan Forkominda, Putar Balik Takbir Keliling

Sebagai asisten manajer AM menawarkan suatu program investasi. Korban diiming iming bila berinvestasi, sebesar Rp1 miliar memperoleh keuntungan Rp 40 juta. Tersangka menawarkan syarat uangnya ditabung dan tidak ditarik selama satu tahun.

Karena kepandaian tersangka bersilat lidah, korban SS akhir tergiur janji manis tersangka. Kemudian korban SS membuka rekening baru di bank tersebut dengan menyetor uang sebesar Rp 1 miliar pada November 2019.

Baca Juga :  Antisipasi Pemudik Diperbatasan, Polisi Tempatkan Pospam Penyekatan Rindu Alam

“Setelah menyetor, buku tabungan dan ATM korban diminta tersangka. Alasan untuk pencairan keuntungan dari investasi itu. Selama dua hari korban diberikan uang Rp 40 juta, sebagai dana keuntungan dari Rp 1 miliar yang disimpan ” kata Harun.

Hasil pemeriksaan penyidik pada tersangka, ternyata uang 40 juta yang diberikan pada korban merupakan uang korban sendiri, bukan dari hasil investasi yang tawarkan sebelumnya.

Baca Juga :  PPKM Skala Mikro, Ade Yasin Sholat Idul Fitri di Mushola Rumah Dinas

Tersangka melakukan penipuan dengan modus dengan korban yang sama. Aksi penipuan investasi fiktif ini dilakukan saat tersangka masih bekerja di kantor cabang Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada 2018. Diulanginya di Bogor.

“Perbuatan tersangka dilakukan 2018 dan kini diulanginya. Kejadian Keduanya dilakukan tersangka pada 2019 dengan jatuh tempo dua tahun yakni tahun 2020 dan akhirnya terbongkar,” ungkap Harun.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here