Polres Pekalongan Serahkan 11 Hewan Kurban kepada Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren

PEKALONGAN SumateraPost.co- Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., membagikan 11 hewan kurban kepada sejumlah masjid, musala dan pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Pembagian hewan kurban dilakukan sebagai bentuk ibadah dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H dan sekaligus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Secara simbolis penyerahan hewan kurban kepada masyarakat dilakukan langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., , dihalaman Masjid Baitul Makmur Polres Pekalongan, Senin (19/7/2021)

Baca Juga :  Jangan Hanya Pakai Masker Karena Takut Teguran Petugas

“Ada sebanyak 11 hewan kurban yang terdiri dari 3 sapi dan 8 kambing di kita serahkan kepada masjid, musala dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Pekalongan, pada perayaan Idul Adha 1442 H ini,” ungkap Kapolres Pekalongan, AKBP Darno.

“Hewan kurban sebanyak 11 ekor ini merupakan sumbangann dari personel Polres Pekalongan, dan hewan kurban sengaja untuk disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Limbangan Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Tahap II di Balaidesa Limbangan

Kapolres berharap dengan momen Idul Adha ini masyarakat yang saat ini terdampak PPKM Darurat Covid-19 dapat menikmati daging korban yang telah dibagikan oleh Polres Pekalongan.

“Masa pandemi ini saluran daging kurban sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan dari kami alhamdulillah Polres Pekalongan ikut andil dalam pelaksanaan kurban, semoga bermanfaat bagi masyarakat,” kata Kapolres

Baca Juga :  F-PKS DPRD Kota Tegal Minta Walikota Lebih Arif Terkait Vaksin Sebagai Syarat Urus Administratif

Lebih lanjut AKBP Darno juga mengungkapkan bahwa perayaan Idul Adha kali ini masih di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu pihaknya meminta agar warga Kabupaten Pekalongank tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, sering cuci tangan menggunakan sabun, dan tetap menjaga jarak aman agar terhindar dari paparan virus mematikan tersebut. Meskipun sudah di vaksin tetap taati protokol kesehatan,” ujar AKBP Darno.(hms/sugiarto).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here