Polrestabes Bandung Akan Gelar Oprasi Zebra Lodaya Tanggal 26 Oktober 2020

Jawa Barat, Sumaterapost.co – Telah kita ketahui bahwa Pemkot Bandung dan Kepolisian dalam rangka menekan penyebaran Coronavirus di beberapa titik ruas jalan di wilayah Kota Bandung dilakukan buka tutup. Yakni Jl. Asia Afrika – Tamblong, Jl. Otista – Suniaraja, Jl. Mulawarman – Riau dan Jl. Merdeka – Riau serta Jl. Merdeka Aceh.

Petugas Kepolisian Satlantas Polrestabes Bandung akan melakukan kegiatan Oprasi Zebra Lodaya 2020 pada tanggal 26 Oktober hingga 8 Nopember 2020. Tujuan Oprasi tersebut untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban serta kelancaran dalam berlalulintas. Selain itu guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menta’ati berlalu lintas.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol M. Reno Hadiyanto sa’at dimintai tanggapannya di Mapolrestabe Bandung Jl. Jawa Kota Bandung Sabtu (24/10/2020) mengatakan. Dalam melaksanakan kegiatan Oprasi Zebra Lodaya 2020 akan mengerahkan sebanyak 160 personel yang bertugas. “Untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu – lintas” ujarnya.

M. Reno menambahkan, Oprasi Zebra Lodaya 2020 untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19. Dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan, hal ini guna memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. Dalam Oprasi yang nantinya akan menitikberatkan pada 7 poin pelanggaran.

Pelanggaran yang dimaksud adalah, yaitu pelanggaran bagi kendaraan yang melawan arus, pengendara yang tidak mengenakan helm, menerobos palang pintu kereta api, berhenti melebihi marka jalan, pengemudi dibawah umur, melebihi kecepatan dan tidak mematuhi rambu lalu lintas.

“Untuk Polrestabes Bandung sendiri mengarah pada 3 poin pelanggaran masing – masing pelanggaran tidak memakai helm, melanggar rambu yang ada di jalan dan melawan arus, ini yang menjadi target operasi bagi Polrestabes Bandung” jelas Reno.

Kegiatan lain petugas Kepolisian menghimbau kepada masyarakat agar bisa lebih patuh berlalulintas, dan tetap untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker setiap keluar dari rumah apalagi sa’at mengendarai sepeda motor baik roda empat maupun roda dua.

Disinggung terkait penutupan jalan buka tutup di beberapa titik di Kota Bandung, lebih lanjut M. Reno mengemukakan. Sejauh ini penutupan yang dilakukan bersama dengan jajaran dinas perhubungan dirasakan sangat efektif untuk mengurangi kerumunan massa. Harapannya dengan berkurangnya kerumunan massa penyebaran Covid-19 cepat menurun. (Yad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here