Polsek Pinggir Tangkap Empat Pelaku Curat

Pinggir, Sumaterapost.co – Satuan Polisi Sektor Pinggir berhasil menangkap 4 (empat) orang pelaku curat (Pencurian dengan Pemberatan) Pada hari Rabu 31 Maret 2021 sekira pukul 03.00 Wib tepatnya di Pos Security afdeling 5 perkebunan sawit PT. Padasa Kabupaten Rohul.

Kapolres Bengkalis Akbp Hendra Gunawan SIK MT melalui Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA Sianipar SH MH didampingi Panit 1 Reskrim Polsek Pinggir Ipda Gogor Ristanto STrK dan Kasi Humas Polsek Pinggir Bripka Juanda Marpaung menerangkan

Pada hari Senin tanggal 29 Maret 2021 sekira pukul 07.30 Wib, saat korban Kesar Pakpahan pulang ke rumah dijumpai asisten rumah tangga sdri RT yang baru 1 hari bekerja di rumah pelapor dan diantarkan oleh ibunya RT, sedang mengepel lantai di depan pintu kamar dan asisten rumah tangga RT melarang korban lewat dengan alasan lantai masih basah dan licin, kemudian korban pergi ke luar rumah mengantar pekerja korban lalu kembali lagi ke rumah.

Sesampai korban di rumah, asisten rumah tangga RT menjumpai pelapor untuk meminjam sepeda motor dengan alasan mau membeli plaster perban luka karena jari tangan RT terluka lalu korban meminjamkan sepeda motornya dan menunggui RT namun tidak kembali, karena korban merasa curiga dengan gelagat asisten rumah tangga tersebut lalu korban masuk ke dalam rumah dan memeriksa pakaian RT namun pakaian RT sudah tidak ada lagi di dalam kamarnya.

Kemudian korban masuk dan memeriksa kamar korban melihat uang milik korban yang disimpan di bawah keramik lantai kamar yang dibungkus dengan plastik sudah tidak ada lagi / hilang. Uang tersebut diperkirakan sejumlah Rp. 80.000.000,- (delapan puluh juta rupiah). Selanjutnya Korban mencari celengan kaleng miliknya yang berisi uang diperkirakan
sebanyak lebih kurang Rp.10.800.000,- (sepuluh juta delapan ratus ribu rupiah)
yang diletak di atas meja dalam kamar namun sudah tidak ada lagi /hilang, lalu korban mencari perhiasan berupa kalung dan cincin emas yang disimpan di dalam tas di laci lemari pakaian di dalam kamar seharga lebih kurang Rp. 29.600.000,- (dua puluh sembilan enam ratus ribu rupiah) juga tidak ada lagi /hilang.

Baca Juga :  AMMK Kembali Geruduk Kejati Riau, Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar +- Rp. 120.400.000,- (seratus dua puluh juta empat ratus ribu rupiah) dan melaporkan ke Polsek Pinggir guna pengusutan lebih lanjut.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/52/III/2021/SPKT/RIAU/BKS/SEK-PGR, tanggal 30 Maret 2021, Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA Sianipar SH MH memerintahkan team opsnal Polsek Pinggir dipimpin Panit 1 Reskrim Ipda Gigor Ristanto STrK melakukan penyelidikan mengungkap peristiwa pidana yang terjadi.

Kemudian Team opsnal bersama piket siaga Reskrim mendatangi TKP mengecheck dan olah TKP.

Lalu korban datang bersama Tersangka Y (ibu Tersangka RT) dan Tersangka TN (pacar dari Tersangka RT) menjumpai team opsnal dan piket siaga Reskrim, selanjutnya Tersangka Y diinterogasi dan menerangkan bahwa Tersangka Y tidak mengetahui dimana keberadaan putrinya saat ini.
Team opsnal merasa curiga dengan gerak gerik Tersangka Y lalu team opsnal mengamankan Tersangka Y dan
menginterogasi Tersangka TN menerangkan bahwa sebelumnya Tersangka TN ada berjumpa dengan Tersangka RT di daerah Kabun Kab. Rohul bersama Tersangka AN.

Selanjutnya team opsnal melakukan pengembangan kasus mencari Tersangka RT
di daerah Kabun Kab. Rohul.

Baca Juga :  AMMK Kembali Geruduk Kejati Riau, Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka

Pada hari Rabu tanggal 31 Maret sekira pukul 03.00 WIB tepatnya di Pos Security afdeling 5 perkebunan sawit PT. Padasa Kab. Rohul, team opsnal berhasil menemukan dan menangkap Tersangka RT bersama dengan Tersangka AN.

Dan team opsnal berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti dari Tersangka RT berupa 1 buah tas handbag V berisi sepasang anting – anting emas, uang sebanyak Rp. 7.400.000,- (tujuh juta empat ratus ribu rupiah).
dan 1 unit HP merk oppo warna putih serta dari tersangka AN ditemukan dan diamankan barang bukti berupa 2 helai kaos oblong merk wrangler warna biru muda dan merk amidi warna biru tua serta 1 unit HP android warna biru.

Kemudian team opsnal menginterogasi Tersangka RT menerangkan bahwa ia telah melakukan pencurian tersebut dan mengakui hanya mengambil perhiasan emas, uang dalam celengan kaleng dan membawa lari 1 unit sepeda motor merk honda revo milik korban yang dipinjamnya dari pelapor. Dan sepeda motor tersebut tersangka RT tinggalkan di sebuah rumah makan di daerah Kandis, serta tersangka RT meminta pertolongan kepada Tersangka TN dan Tersangka AN untuk membantu menyembunyikan Tersangka RT dari permasalahan pencurian tersebut.

Adapun barang bukti yang berhasil disita :
1. Dari TKP berupa 1 buah celengan kaleng, sebilah parang dan sebilah pisau

2. Dari Tersangka RT berupa : sepasang anting – anting emas, uang tunai sebanyak Rp. 7.400.000,- (tujuh juta empat ratus ribu rupiah), 1 unit HP merk oppo warna putih, 1 buah tas handbag V warna merah maron bertali rantai.

Baca Juga :  AMMK Kembali Geruduk Kejati Riau, Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka

3. Dari Tersangka Y berupa 1 unit HP Nokia warna hitam, sehelai baju kemeja berkancing warna biru muda dan sehelai celana jeans biru

4. Dari Tersangka TN berupa uang sebanyak Rp. 100.000,- ( seratus ribu rupiah) dan 1 unit HP android merek vivo warna hitam.

5. Dari Tersangka AN berupa: 1 unit HP android warna biru, 2 helai kaos oblong merk wrangler warna biru muda dan merk amidi warna biru tua.

Dan peran masing-masing tersangka :
1. Tersangka RT diduga keras mengambil barang milik korban dari dalam kamar berupa uang dari dalam celengan kaleng, perhiasan emas dan melarikan sepeda motor korban.

2. Tersangka Y diduga keras mengambil barang milik korban dari dalam kamar berupa uang kontan yang disimpan di bawah keramik lantai kamar yang dibungkus dalam plastik yang diperkirakan sebanyak Rp 80.000.000,- (delapan puluh juta rupiah) dengan cara masuk ke dalam rumah korban lalu mencongkel pintu kamar korban dengan sebilah parang dan masuk ke dalam kamar korban, lalu mencongkel lantai keramik kamar dan mengambil uang korban yang berada di dalam lantai keramik tersebut.

3. Tersangka TN diduga keras membantu menyembunyikan tersangka RT dan menikmati uang hasil curian sebesar Rp 2.000.000 (dua juta rupiah) untuk membayar gadaian HPnya

4. Tersangka AN diduga keras membantu menyembunyikan tersangka RT dan menikmati uang hasil curian sebesar Rp 200.000, (dua ratus ribu rupiah untuk membeli kaos oblong

Saat ini keempat tersangka mendekam di rutan Polsek Pinggir guna proses penyidikan lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here