Prof.Margareth dari Monash Univerdity Kunjungi Perpusda Lampung

0

SumateraPost, Bandar Lampung – Lakukan penelitian seni budaya Lampung, Prof. Margareth dari Monash University Australia didampingi oleh Asisten Editor yaitu Barry dan Destari.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ir. Ferynia di ruang kerjanya, Rabu (12/02). “Kami mengucapkan selamat datang di daerah Sai Bumi Ruwa Jurai sekaligus mengapreasi kunjungan Prof. Margareth yang melakukan penelitian dalam rangka mengangkat seni budaya Lampung. Kami tentunya sangat surprise dikunjungi oleh Prof. Margareth, semoga kunjungannya akan membawa manfaat bagi perkembangan seni budaya daerah Lampung”, ujar Ferynia.

Prof. Margareth menilai bahwa daerah Lampung memiliki kekhasan seni dan budaya. Beragam seni dan budaya meski berbeda, namun mampu menyatu dan menunjukkan tradisi dan kreasi yang indah.

“Saya berharap dengan kunjungan ini, akan banyak memperoleh masukan serta informasi terkait dengan keanekaragaman seni dan budaya daerah Lampung yang sarat akan tradisi dan kreasi yang indah yang menurut saya ini sangat luar biasa.”. Ujar Margareth.

Baca Juga :  BKK SMKN 8 Bandarlampung akan Gelar Job Matching

Dalam penjelasan Kepala Seksi Deposit Tito Budi Raharto, bahwa proses pengadaan buku didapat dengan beberapa metode yaitu melalui pembelian, hadiah dan tukar menukar. “Kami sering lakukan hunting untuk memperoleh buku guna koleksi kami di dinas perpusarsip terkait sejarah dan seni, maupun adat budaya di masing-masing kabupaten/kota.” Ujarnya.

Ditambahkan oleh Kasi Akuisis Mimi Abriyani dan Kasi Pengolahan Bahan Pustaka Seprina, bahwa
penambahan koleksi memang suatu keniscayaan, karena kinerja Perpustakaan salah satunya diukur dengan jumlah koleksi bahan pustaka yang up to date.

Selanjutnya Prof. Margareth yang didampingi Kadis Perpusarsip Ferynia, Kabid Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Heriyansyah dan Pustakawan Nellawaty Ningsih berkesempatan meninjau dan melihat dari dekat Ruang Bidang Deposit, Akuisisi dan Pengolahan Bahan Pustaka.
Dalam peninjauan, Prof. Margareth sangat kagum dan mengpresiasi, ternyata koleksi bahan bacaan Dinas Perpusarsip sangat “berharga” untuknya sebagai referensi dalam penelitiannya. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here