Puskesmas Losarang Lakukan Vaksinasi Dosis Kedua untuk Pelayan Publik Dan Lansia

Indramayu Sumaterapost.co-Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Losarang melaksanakan vaksinasi dosis kedua selasai sholat Teraweh di halaman baladesa Krimun untuk umum

Kuwu Krimun Toiman mengatakan, pemberian vaksin dosis kedua bagi pelayanan publik ini sangat penting agar kekebalan kelompok di masyarakat segera terbentuk untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kita harapkan dengan vaksinasi ini, herd immunity bisa tercapai. Tapi sesuai petunjuk, walaupun sudah divaksin dua kali, tetap harus menjaga protokol kesehatan,” kata Kuwu Krimun Kamis (15/4).

Baca Juga :  Asosiasi Advokat Indonesia Memberikan Bantuan Sembako kepada Warga Ciampea

Dengan adanya vaksinasi, tambah dia, harapannya masyarakat antusias mengikuti vaksinasi supaya tercapai target kekebalan kelompok lebih dari 90 persen sesuai yang ditargetkan pemerintah.

“Masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes supaya rantai penularan bisa di putus dan pandemi segera berakhir supaya kehidupan bisa normal kembali,” harapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Dokter H.Andri menuturkan, vaksinasi dosis kedua ini untuk sasaran pelayan publik di Kecamatan Losarang dimulai hari Kamis (15/4) karena menghitung selang waktu 14 hari dari dosis pertama.
Kegiatan vaksin covid 19 dosis kedua bersama tim puskesmas losarang sepakat demi kenyamanan dibulan ramadhan dilaksanakan malam hari setelah sholat taraweh sampai 22.00 wib bertempat dibalai desa krimun bersama tim muspika setempat .

Baca Juga :  Hasil Operasi Ramadhan, Polsek Cileungsi Musnahkan Ribuan Botol Miras

Sementara itu, imbuhnya, untuk vaksinasi tahap ketiga dengan sasaran masyarakat umum masih menunggu regulasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu

“Karena berkaitan dengan rensi vaksin yang kita butuhkan harus melalui pengajuan dulu, kalau mengikuti target pemerintah mudah-mudahan bulan April selesai untuk vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Ditambahkannya, secara teori vaksinasi Covid-19 akan membentuk kekebalan tubuh terhadap Covid. Imunitas tersebut akan terbentuk melalu proses penyuntikan dosis pertama untuk menumbuhkan respon tubuh terhadap Virus Covid.

Baca Juga :  Perumda Tirta Kahuripan Terjunkan 155 Personil, Antisipasi Gangguan Selama Lebaran

“Dosis kedua memperkuat respon tubuh terhadap virus setelah 28 hari lebih dari dosis kedua baru akan terbentuk kekebalan tubuh, vaksinasi Covid tidak jaminan kita tidak tertular Covid, namun setelah tertular maka tubuh bisa melawan secara alami karena sudah ada imunitas, jadi untuk kita bebas dari penularan tetap penerapan prokes,” jelasnya,(Nono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here