PWI, AWPI, IWO, LPJD Mesuji, Desak Yanuar fitrian Agar Minta Maaf Kepada Pekerja Media

SumateraPost, Mesuji – Setidaknya ada empat (4) organisasi wartawan yang berkumpul di Desa Brabasan Kecamatan Tanjung Raya pada hari ini Senin,(28/09/20) menyatukan pemikiran selanjutnya memberikan waktu 2 x 24 jam kepada Yanuar Fitrian.Skm.MM selaku Juru bicara Tim Gugus Tugas covid-19 dari berita acara dibuat, untuk meminta ma’af secara resmi di media daring, cetak dan televisi atas pernyataannya ” Berita tidak benar yang menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mesuji menelantarkan pasien 07.”

Setidaknya ada 19 jurnalis yang tergabung di organisasi wartawan terdiri dari PWI,AWPI,IWO,LPJD hadir dan menandatangani berita acara kesepakatan terkait dengan pernyataan resmi dari juru bicara Tim Gugus tugas covid-19 saudara Yanuar Fitrian.Skm.MM.yang menyatakan bahwa “Berita yang tidak benar jika Tim Gugus tugas dan Pemerintah Kabupaten Mesuji menelantarkan pasien covid-19”

“Kita wartawan saat ini di serang dengan politik Negeri Belanda yakni politik pecah belah, pejabat yang satu ini suka sekali memakai politik pecah belah ini ,imbasnya tidak baik bagi media dan ini tidak dapat kita hanya berdiam diri menghadapi kenyataan yang berkembang saat ini,” Ujar Apriyadi selaku Sekretaris PWI Kabupaten Mesuji dalam prakata pembuka acara yang dimoderatori oleh Sandi Putra dari Siger Tv, pagi menjelang siang tadi.

Selanjutnya ada 3 (tiga) point penting yang di usung oleh para pekerja media ini untuk disampaikan kepada Ketua Tim Gugus Tugas covid-19 Kabupaten Mesuji.

Pertama meminta Bupati Mesuji selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan penangan Covid-19 menegur juru bicara Tim Gugus tugas covid 19 kabupaten Mesuji Yanuar Fitrian.Skm.MM. untuk meluruskan statemennya di beberapa media online yang menyebut bahwa pemberitaan terkait pasien 07 covid-19 Kabupaten Mesuji Terlantar itu BERITA TIDAK BENAR, karena dari beberapa sumber yamg didapat dilapangan oleh pekerja media di tambah dengan adanya pengakuan dari pasien 07 melalui wawancara tatap muka langsung di tempat dimana padien 07 melaksanakan isolasi mandiri.

Kedua, meminta kepada juru bicara Tim Gugus tugas covid-19 Kabupaten Mesuji Yanuar Fitrian untuk tidak lagi menggunakan narasi publikasi untuk kepentingan publik yang memicu konflik.

Dan yang terahir, dalam waktu 2 x 24 jam dari berita acara ini dibuat ke empat organisasi wartawan yang ada di kabupaten Mesuji ini meminta agar Yanuar Fitrian meminta ma’af atas pernyataannya secara resmi di media online dan Televisi yang menyebut berita tidak benar Pemerintah Kabupaten Mesuji telantarkan pasien 07 terpapar covid-19.

Pada pukul 15.10 wib beberapa perwakilan dari keempat organisasi ini di terima olh Plt.Kabag.Humas forkopimda Mesuji, sdr.Angga di ruang kerjanya lantai dua (2) kantor Bupati Mesuji, Wiralaga Mulya, Kecamatan Mesuji.

“Saya selaku humas porkopimda Mesuji akan meneruskan surat berita acara dari temen-temen media ini ke bapak Sekda sesegera mungkin karena dalam surat berita acara ini hanya di beri waktu 2 x 24 jam” ucap Angga secara lugas.

Masih menurut Kabag humas forkopimda dalam kesempatan tersebut dia juga berharap agar para awak media dalam membuat suatu produk berita diharapkan sebisa mungkin dapat berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemda atau ke humas forkopimda.”Ujarnya (Nai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here