Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Buket Meutuah Pintu Air Tak Dicat

Langsa, SumateraPost – Proyek rehabilitasi jaringan D.I Irigasi Gampong (Desa) Buket Meutuah, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Aceh yang baru satu bulan selesai di kerjakan rekanan awal bulan Desember 2020 lalu mulai retak kecil di dinding parit.

Proyek yang menelan biaya sebesar Rp. 3.264.883.372,30 yang dilaksanakan oleh PT.Desa Maju Indonesia tersebut ada beberapa pintu air yang lama tak ganti namun tidak dicat dan dibiarkan kusam dan berkarat.

Baca Juga :  Sekda Aceh Pantau Pelaksanaan BEREH di Dinas Pertanian dan Perkebunan

Saat media Sumatera Post turun ke lokasi, Sabtu, 9 Januari 2021, ditemukan pintu air tidak cat dan ditemukan retak kecil didinding parit, entah kenapa rekanan tidak mengecat pintu air tersebut.

Proyek rehabilitasi yang direncanakan oleh CV. Aljabar engineering Consultant dan diawasi oleh CV. Beuna Engineering Consultant, yang mulai dikerjakan pada tanggal 6 Agustus 2020 dan selesai pada tanggal 3 Desember 2020.

Baca Juga :  Warga Dusun Yusuf Hasyim Tidak Terima BTS Tahap ke II, Ini Alasan Kantor Pos Langsa Diblokir

Proyek dengan nomor kontrak 07/SP/DAK/PG-PUPR/VIII/2020 bersumber dana DAK 2020, proyek rehabilitasi ini di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa.

Untuk mendapat informasi yang akurat tentang proyek ini belum ada yang bisa dikonfirmasi untuk mendapatkan penjelasan tentang pintu air tidak cat tersebut.(Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here