Reses Anggota DPRD dari Dapil IV, Warga Kecewa Karena Sudah Disetting

Suttan Iskandar Muda, mewakili Tokoh masyarakat Kampung Padangratu, Padangratu, Lampung Tengah.

PADANGRATU, Sumaterapost.co – Reses bagi anggota legislaif seperti DPR, DPD, DPRD I, DPRD II merupakan suatu program yang telah baku dilakukan, yaitu setiap anggota legislator yang melakukan reses berkesempatan untuk menemui konstituen atau masyarakat didaerah pemilihan tempat mereka masing – masing, dengan tujuan untuk menyerap aspirasi mereka dan nantinya setelah masa reses usai, para anggota dewan tersebut dapat membawa aspirasi yang diperoleh dari masing – masing daerah pemilih.

“Kehadiran para anggota dewan yang terhormat ditengah konstituen atau masyarakat dalam reses, tentunya ingin mendengar, menghimpun, mengakomodir serta menginventarisir aspirasi, pada kesempatan itu masyarakat diberikan peluang untuk menyampaikan segala sesuatunya,” tegas Abdul Rahman Gelar Sutan Iskandar ini.

Tapi berbeda lagi, ketika reses Anggota DPRD II Lampung Tengah khususnya dari Daerah Pemilihan IV (Kecamatan Padangratu, Selagai Lingga, Pubian, Anak Ratu Aji dan Kecamatan Anak Tuha), yang berlangsung antara tanggal 15 – 17 Maret 2021 lalu, disaat legislator itu bertemu dengan warga masyarakat terkesan seolah sudah diatur sedemikian rupa oleh petugas yang ditunjuk, sehingga inspirasi maupun aspirasi yang memang dinantikan banyak warga, membuahkan kekecewaan,

“Reses di Padangratu ini, lebih dari 5 orang yang tunjuk diforum pertemuan itu, tapi sama sekali tidak digubris baik dari petugas yang memandu acara maupun para legislator yang hadir, padahal aspirasi yang akan disampaikan merupakan ‘uneg – uneg’ keterwakilan orang banyak, ” papar tokoh masyarakat ini.

Lebih lanjut diungkapkan, pada forum pertemuan itu para warga yang diberikan kesempatan untuk menyampaikan usul atau pendapat, seolah sudah dikondisikan atau sudah diatur bahkan sudah ditentukan materi yang akan disampaikan atau diusulkan, dan hal ini terkesan seolah sudah disetting dan dikemas sebelum acara ini dilaksanakan.

“Kami merasa kecewa atas kejadian ini, padahal kami dari masing – masing Kampung yang ada di Kecamatan Padangratu, sangat banyak sekali masalah maupun kebutuhan Kampung yang akan disampaikan pada forum reses ini, karena kesempatan inilah saatnya kami bisa bertemu langsung dengan wakil rakyat yang tadinya kami pilih, sebaliknya bila dikesempatan lain masyarakat ‘sangat – sangatlah’ sulit untuk bertemu dengan mereka, ” tegas Sofyan tokoh masyarakat dari Kampung Margo Rejo, Kecamatan Padangratu ini.

Terakhir diungkapkan para tokoh – tokoh Masyarakat, Agama, Adat, Pemuda dari Kampung – kampung di Kecamatan Padangratu dan lainnya, ketika ditemui Sumaterapost.co memaparkan bahwa kekecewaan semacam ini bukan suatu hal yang pertama atau baru, namun setidaknya diharapkan para wakil rakyat yang duduk dikursi empuk DPRD II Lampung Tengah, khusus dari Daerah Pemilihan IV (Kecamatan Padangratu, Pubian, Selagai Lingga, Anak Ratu Aji dan Anak Tuha) diharapkan agar lebih serius menyuarakan aspirasi dari masyarakat yang menghantarkan.

“Tolonglah, didengar dan dikemas aspirasi dari masyarakat arus bawah ini, anda harus ingat ketika meminta kami masyarakat untuk memilihmu, dengan segala program dan janji yang tidak lain berjanji ingin mensejahterakan masyarakat baik ekonomi, infra struktur maupun lainnya, dan kalaupun ada kesempatan reses lagi, jangan mengulangi sistem dan tata acara seperti reses dibulan Maret 2021 ini, ” tegas Suttan Nimbang Ngukum yang diamini Paksi Negara tokoh dari Kampung Padangratu dan Haduyangratu, Kecamatan Padangratu ini. (ganda)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here