Respon Camat Petir Untuk M. Alparo, Pemkab dan RSUD SAAS Akan Buat Kaki dan Tangan Palsu

SumateraPost.co, Aceh Timur – Melihat kondisi fisik salah seorang anak dari pasangan Abun Syahputra (36) dan Rahyuni (32) yang cacat pisik sejak lahir atas nama Muhammad Alparo (11) warga Gampong Seuneubok Lapang Kecamatan Peureulak Timur Aceh Timur saat melakukan pemantauan di Desa tersebut, terketuk hati Camat Petir, Mukhtardin, S Sos, M.AP langsung membangun komunikasi kepada Pimpinan Aceh Timur yakni Bupati Aceh Timur.

Saat itu juga langsung ditanggapi serius dan mengarahkan pihak terkait kepada pihak RSUD Sultan Abdul Azis Syah Peureulak, ” Kami sampaikan arahan pimpinan kepada pihak RSUD SAAS Peureulak, pada Selasa (09 Juni 2020), M.Alparo didampingi Keluarga langsung menuju RSUD SAAS “, Kata Camat Mukhtardin pada Media Sumatera Post.

Mukhtardin menyebutkan, se usia Muhammad Alparo yang meranjak 11 tahun seharusnya sudah mengecap bangku pendidikan, namun karena kekurangan fisik maka Ianya belum bersekolah sampai saat ini, inilah yang menjadi perhatian dan pertimbangan kami selaku penyeleggara Pemerintah buat warga masyarakatnya agar mendapat haknya “, Ujar Camat Petir.

Ke esok harinya, keterangan Dirut RSUD SAAS Peureulak, bahwa Muhammad Alparo, anak yang memiliki kekurangan pisik, kedua lengan bawah dan kaki bawah cacat sejak lahir, siang itu tiba di Rumah Sakit Peureulak di tangani langsung dr. Ahmad Almsyah,Sp, KFR, selaku dokter spesialis yang menangagi rehabilitasi medik “, Kata Dirut RSUD SAAS Aceh Timur, dr. Dharma Widya, pada Rabu, (10 Juni 2020) di ruang kerjanya.

dr. Dharma Widya, menyebutkan, untuk penanganan Muhammad Alparo, butuh waktu yakni melatih otot paha dan otot perut, setelah itu baru dilakukan pengukuran untuk dapat di buat kaki palsu sekaligus dipasang sebagai alat bantu bagi M. Alparo dapat beraktifitas seperti anak anak normal lainya “, Alhamdulillah semoga berjalan lancar, pihak kami selaku perpanjangan tangan Kepala Pemerintah sektor kesehatan masyarakat tentu sudah menjadi tugas yang harus dilaksanan demi untuk masyarakat Aceh Timur sejalan dengan Visi – Misi Bupati Aceh Timur bagi kami selaku bawahanya”, Kata Dharma Widya.

Menurut Dirut RS SAAS, bahwa dalam medis M. Alparo disebutkan Tetra Amalia, karena kedua tangan dan kaki cacat, untuk tangan pihaknya belum ada peralatan cetak, namun kita akan berkordinasi dengan rumah sakit lainya, yang jelas untuk Muhammad Alparo akan kami usahakan lengkap “, Sebut Dharma Widya.( TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here