Riana Arinal Gandeng Gerkatin, Beri Edukasi Cegah Covid-19 Dikalangan Tungarungu

SumateraPost, BANDARLAMPUNG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menggandeng Gerakan Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Lampung untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tunarungu di Lampung terkait pencegahan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ibu Riana Sari Arinal saat bertemu dengan Gerkatin Lampung, di Mahan Agung, Bandarlampung, Kamis (9/4/2020).

Ibu Riana menjelaskan bahwa dirinya sudah membuat imbauan dan video untuk mengedukasi masyarakat terkait Covid-19, termasuk masyarakat tunarungu.

“Rakyat saya banyak yang tunarungu. Jadi informasi juga harus disampaikan kepada mereka. Dan dari dua video saya yang menggunakan bahasa isyarat, saya baru tahu bahwa bahasa isyarat itu ada bahasa kelas dan bahasa umum,” jelas Riana Sari Arinal.

Agar bisa dipahami masyarakat umum, lanjut Riana Sari Arinal, dirinya juga mengajak Gerkatin untuk bersama-sama memberikan edukasi bagi kaum difabel (tunarungu).

“Rakyat saya harus saya ayomi termasuk masyarakat tunarungu. Mereka juga harus mendapatkan berbagai informasi pembangunan Lampung, dan termasuk apa yang harus dilakukan dalam mencegah Covid-19,” ujarnya.

Jadi informasi juga harus disampaikan kepada mereka. Dan dari dua video saya yang menggunakan bahasa isyarat, saya baru tahu bahwa bahasa isyarat itu ada bahasa kelas dan bahasa umum,” jelas Riana Sari Arinal.

Sebelumnya, Ibu Riana juga sudah membuat video untuk mengimbau hidup bersih dan sehat dan imbauan untuk tidak mudik.

“Dan menyikapi adanya korban Covid-19 yang ditolak warga, saya juga tergugah hatinya untuk membuat video terkait hal ini. Saya ingin mengedukasi masyarakat bahwa jangan menjauhi atau takut terhadap pasien yang sudah meninggal,” tambahnya.

Saya harus saya ayomi rakyat termasuk masyarakat tunarungu. Mereka juga harus mendapatkan berbagai informasi pembangunan Lampung, dan termasuk apa yang harus dilakukan dalam mencegah Covid-19,” ujarnya.

Menyikapi adanya korban Covid-19 yang ditolak warga, saya juga tergugah hatinya untuk membuat video terkait hal ini. Saya ingin mengedukasi masyarakat bahwa jangan menjauhi atau takut terhadap pasien yang sudah meninggal,” tambahnya.

Terhadap Covid-19 ini, Riana Sari Arinal mengharapkan rasa empati, rasa kesetiakawanan, rasa kemanusiaan terhadap korban Covid-19, baik yang sedang dirawat maupun yang sudah meninggal. (Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here