Sumaterapost.co | Lombok Timur, NTB – Pada road show dan kunjungan Ketua Tim penggerak PKK Provinsi NTB di Desa Perian kabupaten Lombok Timur ada beberapa agenda, diantaranya Melaunching Kampung Berkualitas Cemerlang dan juga dialog bareng Bunda Niken terkait pekerja migran indonesia (PMI) dan pernikahan usia anak.
Hadir pada acara tersebut Ibu Ketua TPKK Propinsi, Hj. Niken Saptarini, Ibu Ketua TP PKK Lotim, Hj. Hartatik Sukiman Azmy, Ibu Wabup, Hj. Qudsiah Rumaksi, Ibu Sekda Lotim, Nuhidayah Taofik. Ada juga para Kadis termasuk Kadis Perdagangan Provinsi. Hadir juga para Camat se kabupaten, Ibu ketua Tim PKK 21 kecamatan Lombok Timur dan Ibu PKK Desa, Kepala Desa beserta staf desa serta undangan lainnya.
Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widiawati, pada kesempatan road show tersebut menyampaikan bahwa Ketua tim penggerak PKK punya peran penting untuk keberhasilan semua program. Untuk itu kita berharap agar Tim Penggerak PKK kecamatan agar tetap rutin memantau kegiatan PKK di tingkat desa. Begitu juga, terkait dasawisma diharapkan harus bergerak dan terus ditingkatkan.
“Dasawisma agar terus bergerak dan ditingkatkan, karena dasawisma ini merupakan ujung tombak dari semua program pemerintah,” ujarnya, Kamis, (9/6/2022).
Dasawiswa di Lombok Timur, sebut Bunda Niken, alhamdulillah perkembangannya sudah berjalan dengan baik. Dasawisma ini juga sudah menyebar dan dilaksanakan sebagian kita semua.
“Dasawisma ini sangat penting dan sebagai penunjang untuk keberhasilan semua program,” jelas Bunda Niken.
Dan juga, lanjut Bunda Niken sebagai apresiasi pemerintah, “maka pada bulan Agustus akan mengadakan penilaian lomba Dasawisma tingkat provinsi NTB,” imbuh Bunda Nuken.
Sementara itu, Camat Montong Gading, Arpin sangat mengapresiasi kepada Ibu Ketua TP PKK Propinsi dan kabupaten yang sudah beberapa kali mengunjungi kecamatan Montong Gading.
“Kita sangat berterimakasih dan apresiasi untuk Ibu TP PKK Propinsi dan juga Ibu Bupati serta Ibu Wakil Bupati Lotim atas kunjungan di kecamatan Montong Gading tepatnya hari ini di Desa Perian,” ungkapnya.
Untuk diketahui, sebut Arpin bahwa Desa Perian terbentuk pada tahun 1962. Dengan usia yang sudah enam puluhan, alhamdulillah banyak prestasi. Desa Perian ini punya penduduk terpadat sekitar 8890 jiwa. Terdiri dari 3898 KK, Desa Perian juga memiliki lembaga pendidikan yang bisa tempat menimba ilmu bagi masyarakat Desa Perian. Ada Ponpes Zainul Muttakin yang di sebelah Timur dan Ponpes Ulil Albab di Gegek yang berbatasan dengan Lombok Tengah.
“Mata pencaharian masyarakat kita berasal dari pertanian dan perikanan, alhamdulillah desa kita sekarang sudah mengalami kemajuan,” paparnya.
Desa Perian, lanjut Camat Arpin, bahwa pernah bapak Kepala Desa diundang oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Desa untuk inisiasi pembentukan Desa Ikan. Insyaalloh menjadi pionir bagi desa-desa lain khususnya Montong Gading kabupaten Lombok Timur.
“Kita berharap Desa Perian bisa jadi Pionir atau inspirasi, motivasi dengan pengetahuan bagi desa-desa di Lombok Timur,” pungkasnya.
Desa ini juga, lanjut Arpin banyak mengirim PMI ke luar negeri terutama mayoritas ke Malaysia.
Mereka pergi jadi TKI ini sebagai upaya mereka bisa meningkatkan perekonomiannya, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraannya atau taraf hidupnya.
“Pekerja Migran Indonesia sebagai alternatif untuk meningkatkan perekonomiannya sehingga taraf hidupnya bisa sejahtera,” paparnya.
Begitu juga, fakta dilapangan dari hasil penelitian dan dialog dengan mantan PMI rata-rata angka 95 persen masyarakat kita yang pergi ke luar negeri itu cukup membantu perubahan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Ini murni hasil dari pergi menjadi pekerja migran, namun ada juga sisi negatifnya. Dan yang menarik khususnya di Desa Perian tidak ditemukan angka anak putus sekolah,” katanya.
Untuk kita selaku masyarakat di Desa Perian kecamatan Montong Gading berharap agar pemerintah ikut andil untuk bisa melindungi pekerja migran kita di luar negeri bisa aman dan juga paska menjadi pekerja migran agar pemerintah memberikan program-program untuk meningkatkan taraf hidupnya,” harap Arpin.
Pada acara tersebut, Ibu Ketua TP PKK Propinsi juga menyerahkan bantuan bibit tanaman sayur, Buku Praktik A3K kepada Ketua TP PKK kabupaten sekaligus melaunching Kampung Berkualitas Cemerlang Desa Perian serta berdialog terkait Pekerja Buruh Migran (PMI) dan pernikahan anak.
(sopi).




