Padang Panjang, Sumaterapost.co – Amanah muzaki kembali mengetuk pintu 133 kepala keluarga di Kota Serambi Mekkah. Badan Amil Zakat Nasional Baznas Kota Padang Panjang menyalurkan Rp.231,2 juta dana zakat melalui Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat, dan Peduli Tahap II, Kamis (25/6/2026) di Masjid Tauhid, Kelurahan Pasar Baru, Padang Panjang Barat.
Acara dihadiri Asisten I Setdako I Putu Venda mewakili Wali Kota, jajaran Baznas, Kantor Kemenag, serta para penerima manfaat.
Asisten I Putu Venda menegaskan zakat bukan sekadar ritual, tapi instrumen pemerataan kesejahteraan. Ia mengapresiasi Baznas yang mengelola dana umat secara profesional dan tepat sasaran.
“Program ini menyentuh kebutuhan riil masyarakat, dari modal usaha sampai biaya pendidikan. Semoga bantuan ini jadi penyemangat penerima untuk menaikkan taraf hidup dan memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.
Ketua Baznas Novi Hendri menyebut seluruh dana adalah titipan muzaki yang harus sampai ke mustahik tanpa terdistorsi. Ia mengajak warga yang sudah nisab agar menunaikan zakat lewat Baznas agar dampaknya makin luas.
Penyaluran Tahap II ini menempatkan ekonomi sebagai prioritas. Program Padang Panjang Makmur mengucurkan Rp.167,2 juta untuk 95 KK berupa bantuan modal usaha. Disusul Padang Panjang Cerdas Rp.50,25 juta untuk 26 KK biaya pendidikan, Padang Panjang Sehat Rp.10,5 juta untuk 8 KK berobat, dan Padang Panjang Peduli Rp.3,25 juta untuk 4 KK terdampak musibah.
Kasi Bimas Islam Kemenag Joni Nasri mengingatkan, esensi zakat adalah keberkahan.
“Yang dicari bukan kaya atau miskin, tapi berkah. Zakat mengalirkan berkah ke muzaki lewat kebersihan harta, ke mustahik lewat jalan keluar hidup,” pungkasnya. (Kim)




