Rumah Nyaris Ambruk ke Sungai, Wakil Walikota Langsa Perintah Evakuasi

LANGSA, SumateraPost – Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid MM, meninjau beberapa rumah warga yang terletak di bantaran sungai dusun Amaliah Gampong Jawa yang nyaris ambruk akibat diterjang banjir beberapa waktu yang lalu, Selasa, 19 Januari 2021.

Kunjungan ini turut didampingi Pj. kepala PUPR kota Langsa, Muharram ST, kepala BPBD Nursal Saputra SSTP, MAP, serta Keuchik dan perangkat Gampong Jawa.

Baca Juga :  Wakapolres Simeulue Buka Pelatihan Tracer Covid-19 Bagi Para Bhabinkamtibmas

Wakil walikota meminta dinas terkait segera mengevakuasi anggota keluarga dari tiga rumah tersebut ke tempat hunian sementara panti gepeng Lhok Banie kec. Langsa Barat.

“Sudah beberapa tahun rumah ini tergurus air dan terancam jatuh ke dalam sungai, ini sangat berbahaya tentu kita prihatin. Jadi mulai hari ini juga kita akan pindahkan ke panti gepeng tiga KK itu,” kata Marzuki Hamid.

Baca Juga :  Grand Opening Resto Rifa, Pengurus Perbakin Atim Bahas Rutinitas Pemusatan Latihan Atlit

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota Langsa telah mengambil kebijakan dua atau tiga bulan kedepan akan merampungkan rumah warga yang diungsikan itu di Timbang Langsa.

“Insya Allah, pemerintah kota Langsa telah menyiapkan rumahnya mungkin dua atau tiga bulan kedepan di Timbang Langsa sekalian tanahnya akan diberikan sehingga lebih tenang bersama keluarga,” ungkapnya.

Wakil walikota juga menuturkan bahwa warga yang dipindahkan atas dasar kemauan sendiri bukan paksaan dari pemerintah kota Langsa.

Baca Juga :  Forkopimda Aceh Timur Suntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Pj. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) kota Langsa, Muharram ST menambahkan pemindahan warga dari bantaran sungai merupakan program besar Usman Abdullah-Marzuki Hamid (UMARA).

“Kita sudah memulai secara bertahap tahun 2020 kita pindahkan 103 dan Insya Allah di tahun 2021 akan dipindah lebih kurang 250 KK dan terus dilakukan secara bertahap,” jelas Muharram.(Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here