Rute Gowes ke Curug Nangga Petahunan Banyumas, Ekstrim

SumateraPost, Banyumas – Bagi Jumino (56), pecinta gowes asal Desa Karang Klesem RT. 03 RW 02, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, rute menuju Obyek Wisata Curug Nangga, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, adalah rute gowes yang sangat ekstrim di Banyumas.

Bagaimana tidak, sebelum memasuki jalan beton hasil TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas sepanjang 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, dari Jalan Semingkir, Dukuh Semingkir, Petahunan menuju Curug Nangga, terlebih dahulu harus menaiki tanjakan ekstrim di tikungan gibod, perbatasan antara Desa Cikawung dengan Desa Semedo.

“Benar-benar luar biasa medan gowes menuju Curug Nangga. Ada dua titik yang begitu memacu adrenalin, yaitu di tanjakan/turunan gibod dan juga jalan TMMD menuju Curug Nangga,” ujarnya, Minggu (2/8/2020).

Menurutnya, yang terekstrim adalah di tanjakan/turunan gibod. Pasalnya, saat menanjak pasti sepeda dituntun, sedangkan saat menuruni tanjakan sepulang dari Desa Wisata Petahunan, maka harus hati-hati saat pengereman.

“Yang perlu diwaspadai adalah saat menuruni tanjakan maut gibod yang terkenal ekstrim dan sering terjadi kecelakaan para pengendara motor matic masuk ke jurang karena rem blong yang disebabkan terlalu panas pengereman,” tegasnya.

Disarankannya, jika ragu-ragu maka sebaiknya sepeda dituntun saat menuruni tanjakan gibod.

“Namun dibalik tantangan itu, semua akan lenyap seketika saat tiba di Curug Nangga. Kita bisa menikmati keindahan alam air terjun tingkat tujuh itu sambil mandi,” tandasnya.

Ditambahkannya, selain Curug Nangga, pecinta gowes juga dapat menikmati keindahan alam Bukit Watu Kumpul Petahunan, yang menyajikan pemandangan alam Kota Banyumas, Purwokerto dan Cilacap, di bawah rindangnya pohon pinus yang ada di Bukit Watu Kumpul. (Aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here