Mesuji – Bakal Calon Bupati (Bacabup) dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Mesuji Fuad Amrullah, S.E menjelaskan bahwa dirinya termotivasi maju dalam pilkada serentak periode 2024 – 2029 ini ingin meningkatkan kembali kabupaten mesuji dengan program “Asta Cita” Mesuji, hal ini di ungkapkan Fuad Amrullah saat menyambangi Kantor PWI Mesuji Pangeran Muhamad Ali, Brabasan,Tanjung raya dalam rangkaian kegiatan kupas visi-misi yang dilaksanakan oleh PWI Mesuji, Kamis (01/08/24).
“Yang jelas motivasi saya adalah secara umum, bagaimana caranya mesuji agar bisa lebih baik lagi kedepannya, yang saya takutkan jika berlebihan, nanti ada yang merasa ter deskriditkan. Saya bicara ini secara obyektif dan secara ilmiah. Dan juga Asta Cita Mesuji itu saya mengutip dari visi-misi Presiden terpilih Prabowo dan wakil presiden terpilih Gibran. Tetapi ikonnya saya sendiri yang merancang. Visi misi Bupati harus selaras atau sama dengan visi misi pemerintah pusat. Agar Mesuji semakin banyak memperoleh kucuran program-program pembangunan serta anggarannya semakin bertambah,” jelasnya.
Berdasarkan dari data BPS bahwa Mesuji sendiri salah satu kabupaten yang rendah IPMnya se-Provinsi Lampung, sementara Index pendapatan Mesuji sendiri salah satu tertinggi di provinsi Lampung, hal ini di anggap timpang tidak berimbang.
Dalam kesempatan yang sama Mas Fuad sapaan akrabnya salah satu politisi muda ini juga memaparkan, perlunya edukasi untuk meningkatkan IPM (Index Pembangunan Manusia) di kabupaten mesuji ini,” Paparnya.
“Salah satu visi dari saya, membangun sumber daya manusia. Teman-teman khususnya PWI mesuji pasti tau masalah stunting, masalahnya punya duit atau pengetahuan dia Memeneg gizi dalam tubuhnya. Nah masalahnya kan ada di poin kedua kalau kita di bilang kekurangan gizi, kalau bicara perkapita kan, kita besar teman – teman. Tapi kan ini persoalan kebiasaan makan dengan menu itu aja dia tidak faham terhadap kebutuhan dalam tubuhnya, dia tidak faham kebutuhan anak dia, asupannya itu harus makan apa, sementara duit nya ada. Maka yang saya liat mesuji menyelesaikan masalah stunting bukan dari sisi bantuan saja, melainkan memberikan bantuan makan tetapi memberikan edukasi. Bahwa kesehatan itu begini bahwa kecerdasan otak itu begini. Nah itu yang saya bilang jawabannya tidak adanya edukasi, tidak ada pengetahuan secara masif dan konsisten terhadap masyarakat,”Ucaprnya.
Mas Fuad juga menekankan bahwasanya pentingnya edukasi kepada masyarakat agar dapat meningkatkan sumberdaya manusia dan ini bisa membantu meningkatkan IPM bukan hanya sekedar memberikan bantuan saja.
“Contohnya saja seperti logo ini yang mana ini bagian dari pada proses edukasi politik bahwa pejabat politik yang namanya bupati dan wakil bupati terpilih itu apa yang di hawa visi misi nya, maka yang kita buat gambar misi membangun mesuji dengan bentuk asta cita mesuji. Nah, ikon ini dapat mengedukasi begitu juga dengan stunting tadi. Dengan demikian masyarakat akan faham bahwa pentingnya edukasi tersebut agar dapat menjaga keluarga nya dari stunting. Dan juga akan berdampak bisa meningkatkan IPM mesuji kedepannya, “Ujarnya. (Nai)




