Santri Harus Siap Hadapi Perkembangan Digital

Jombang – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta santri harus siap berprestasi, siap di era digital, sebagai upaya melestarikan pesantren sebagai pusat pengkajian kitab.

“Sudah saatnya santri sekarang mengambil peran di media sosial, aktif di media digital. Sudah terlalu lama kita hanya bertahan, saatnya harus menyerang. Menyerang adalah pertahanan terbaik,” katanya saat meresmikan Pondok Pemuda di Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu.

Baca Juga :  Ini Langkah Cepat Yang Diambil Polri, Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Ia berharap banyak dengan adanya lembaga ini. Pondok Pemuda tersebut diharapkan bisa menjadi pusat pengkajian santri yang berprestasi dalam khazanah kitab kuning dan pendidikan, sekaligus dalam bidang olahraga.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar, Kabupaten Jombang, KH Abdussalam Shohib mengatakan santri memang harus siap dengan era saat ini.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 04/CK Berikan Himbauan Protokol Kesehatan Dalam Komsos

“Pada era sekarang ini, santri harus mau mengaji, ngopi dan ngayomi (memberi perlindungan). Dalam artian, harus siap belajar dan menjaga khazanah pesantren, harus mau ngopi untuk diskusi serta bercengkerama dengan teman-teman dan masyarakat, yang tidak kalah penting santri harus mau mengayomi,” kata Gus Salam, sapaan akrabnya. (ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here