Satgas PB BPBD Pringsewu Inisiasi Normalisasi Boloran Marga Bhatin

Sumaterapost.co | Pringsewu – Penyebab banjir di Pardasuka kabupaten Pringsewu antara lain saluran irigasi yang dangkal dan banyaknya sampah yang menyumbat jalannya air, hal ini diketahui dari hasil survei dan kaji cepat oleh Tim BPBD Pringsewu bersama Kepala Pekon serta Babinsa Pekon Pardasuka pada Selasa, 4/1/2022.

Akibat pendangkalan dan banyaknya sampah yang menghambat jalannya air, maka mengakibatkan banjir dan terendamnya tempat tinggal serta terganggunya aktifitas warga masyarakat di Pekon Pardasuka khususnya di Dusun Ujung Gunung dan Dusun Marga Bhatin Pekon Pardasuka Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu.

Untuk diketahui bahwa pada bulan Desember telah terjadi banjir sebanyak 2 kali pada tangfal10 dan 29 Desember 2021, akbat banjir tersebut, para Lansia serta anak anak dibutuhkan penanganan khusus pada saat terjadi banjir.

Baca Juga :  IP-WK: Drs. FX. Siman Silahturahmi di Kandang Banteng

Menurut Phahrozi, Kabid Kabid PKS BPBD Kabupaten Pringsewu, dari hadil survei juga di ketahui, terdapat kurang lebih 800 Meter aliran Boloran ( Premier) yang berlokasi di wilayah Dusun Marga Bhatin terjadi Pendangkalan, Penyempitan dan sangat segera membutuhkan normalisasi aliran” ujar Pharozi.

Jevi Kakon Pardasuka menyampaikan bahwa “Setelah dilaksanakan musyawarah dengan beberapa tokoh masyarakat dan Uspika Pardasuka selama 3 hari dimulai Jum’at – Minggu (7 – 10/1) akan dilakukan Normalisasi dan Gotongroyong dengan melibatkan warga 3 Dusun yaitu Dusun Jatiagung, Dusun Ujung Gunung dan Dusun Marga Bhatin”.

Baca Juga :  Dr. Bustami Zainudin Apresiasi DPK IARMI Pringsewu

“Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan alat berat berupa Eksavator Mini yang sangat membantu percepatan normalisasi dari Brigade Al Shintan Kabupaten Pringsewu” menambahkan Agus Purnomo Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Pringsewu yang selama 3 hari berturut-turut berada di lokasi bersama Wijonarko perwakilan dari Al Shintan Pringsewu.

Ismail salah satu Tokoh Pemuda setempat yang juga sekaligus menjadi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pardasuka mengucapkan banyak banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan memberikan empati serta perhatian tersendiri terhadap permasalahan banjir di Pekon Pardasuka yang akhirnya dapat dengan cepat tertangani pada tahun ini. “Semoga dengan normalisasi Boloran tidak akan terjadi banjir lagi di wilayah kami, sehingga pada saat hujan yang rata-rata terjadi pada malam hari seluruh warga tidak was was dan dapat beristirahat dengan nyenyak. Dan jangan lupa warga masyarakat juga harus peduli dengan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di aliran tersebut yang dapat menyebabkan Banjir seperti sudah diwarning oleh BPBD Kabupaten Pringsewu dengan memasang Papan Peringatan di wilayah tersebut,” ucap Ismail.(Andoyo)

Baca Juga :  Pengangkatan Kepala Sekolah di Kabupaten Pringsewu Dinilai Tabrak Permendikbud Ristek