Satnarkoba Polres Way Kanan Ringkus Diduga Pelaku Pengedar Sabu Seberat 0,30 Gram

Way Kanan, Sumaterapost.co -Satresnarkoba Polres Way Kanan berhasil meringkus satu pelaku diduga peredaran gelap narkotika bukan tanaman diduga jenis sabu di Kampung Gunung Sari Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan. Sabtu (13/2/2021).

Tersangka berinisial MTN (34) warga Kampung Gunung Sari Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan.
Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Narkoba IPTU Mirga Nurjuanda menerangkan kronologis penangkapan tersangka pada hari Kamis tanggal 11 Februari 2021 sekitar pukul 19.30 WIB, berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi peredaran gelap Narkotika jenis sabu di Kampung Gunung Sari Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan.

Baca Juga :  Polisi Kawal dan Amankan Pendistribusian Vaksin Covid 19 Tahap 2 di Way Kanan

Petugas yang menerima informasi lalu melakukan penyelidikan dan melihat ada seorang laki – laki yang mencurigakan, melihat kedatangan petugas dari Satresnarkoba Polres Way Kanan seorang laki-laki berinisial MTN mencoba melarikan diri masuk kedalam rumahnya.

Pelaku sempat bermaksud akan membuang sebuah bungkusan plastik berwarna hitam yang diambil dalam kantong bagian depan celananya dengan menggunakan tangan kiri, namun kemudian petugas berhasil mengamankannya terlebih dahulu.

Baca Juga :  Bupati Way Kanan Serahkan SK Kepada 116 Orang Pegawai Dengan PPPK

Hasilnya setelah dilakukan pemeriksaan didalam bungkusan plastik hitam terdapat bungkusan tissu warna putih yang didalamnya terdapat satu bungkus plastik klip bening ukuran kecil yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,30 (nol koma tiga puluh) gram.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Sekda Saipul Ikuti Virtual Meeting Kegiatan Knowledge And Experience Sharing

Tersangka dapat dikenai dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun,” Ungkap IPTU Mirga Nurjuanda.(RIS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here