”Seandainya Pak Tentara Jadi Adakan Kursus Jahit”

SumateraPost, PEKALONGAN – Sugiyarti (29), salah seorang tukang jahit konveksi, warga Dukuh Pepedan, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, harus berjiwa besar. Menyusul harapannya supaya ada kursus jahit di gelaran TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, tampaknya tipis bisa terlaksana.

Hal itu disebabkan, karena situasi darurat, dimana semua pihak tengah melakukan antisipasi dini terhadap ancaman virus Corona, salah satunya acara yang berpotensi berkumpulnya banyak orang diminta untuk dihindari.

”Kalau saya sangat bisa menerima, karena kalaupun tidak jadi ada kursus menjahit bukan pihak Kodim yang membatalkan. Melainkan karena situasi seluruh nasional, antisipasi merebaknya virus Corona dilarang untuk menghindari acara yang melibatkan banyak orang,” ujar Sugiyarti, Minggu (29/03/2020).

Dia menuturkan, seandainya situasi memungkinkan dan TNI Satgas TMMD jadi menggelar kursus menjahit bersamaan dengan gelaran non fisik TMMD, dimaksudkan akan banyak warga Pantirejo yang bisa mempunyai keahlian menjahit.

”Dengan banyaknya warga bisa menjahit, tentu akan bisa melakukan seperti dirinya, yakni menjahit konveksi dengan penghasilannya cukup lumayan. Dengan menjahit, saya minimal bisa mendapatkan hasil Rp 700.00 setiap minggunya,” tutur Sugiyarti. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here