Sebagian Kecamatan Simeulue Dilanda Banjir, Personil Polres Turut Bantu Warga

SumateraPost.co, Simeulue Aceh – Dacil (daerah terpencil) Ate Fulawan. Personil Kepolisian Resor Simeulue Polda Aceh kembali di hadapkan dengan adanya kejadian bencana alam banjir di wilayah Kecamatan TEUPAH Tengah di Desa Abail dan wilayah lainnnya. Kapolres Simeulue Kerahkan Personilnya untuk kesetiap Lokasi titik Di wilayah Jajaran Polsek Polres Simeulue untuk siaga Bantu Warga.

“Sejak Senin Kemaren hingga hari ini personel Polres Simeulue sudah mengamankan dan saat ini kami kembali memberikan pelayanan profesional dan humanis kepada masyarakat dalam membantu proses evakuasi banjir yang terjadi, dengan melibatkan tim SAR dari Sabhara Polres Simeulue, Sat Lantas, TNI dan pihak terkait”, ujar AKBP Agung Surya Prabowo, S.I.K.,

Dari Pantauan Langsung dilokasi oleh Paur Humas Polres Simeulue bersama sejumlah sahabat Media Diinformasikan, selain personel dari Satuan Lalu Lintas juga diturunkan 1(satu) Peleton Satuan Sabhara Polres Simeulue yang langsung dipantau oleh Kapolres Simeulue Bersama Wakapolres, Kabag Ops dan Kasat Shabara Kasat dalam kegiatan proses evakuasi banjir tersebut.

Kabag Ops Polres Polres Simeulue Kompol Rizal Antoni, S.H., Juga mengatakan,” bahwa kejadian banjir tersebut nampaknya karena hujan turun terus menerus membasahi wilayah Kabupaten Simeulue khususnya sejak kemarin pagi Senin (26/07/2020) hingga saat ini.

Namun upaya yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Simeulue Polda Aceh dengan para pihak terkait sigap melayani dalam proses evakuasi warga masyarakat yang terkena musibah banjir ini.

Bencana banjir ini diketahui terjadi sejak Senin Pagi sekitar jam 07.45 WIB (26/7/2020) Sampai sekarang yang melanda warga masyarakat di Wilayah Desa Abail dengan ketinggian air setinggi lebih kurang 60Cm.

Lanjudnya, bahwa anggota Polres Simeulue, Sabhara ,Sat Lantas bersama TNI dengan dibantu dari BPBD, SAR, TAGANA, dan warga masyarakat masih membantu proses evakuasi.

Diperkirakan bencana banjir ini karena Cuaca Extrim hujan lebat yang mengakibatkan sungai meluap tidak mampu menampung debit air hujan sehingga merendam jalan dan beberapa rumah.

Selain itu juga cuaca hujan yang turun terus menerus sejak kemarin sore Senin (26/7/2020) hingga sore ini (27/7/2020) ikut mempengaruhi faktor terjadinya bencana banjir di dijalan Lintas Desa Suak Buluh ke arah Lasikin ujar, Kabag Ops yang ditemui di lokasi.

Hingga pukul 18.00 WIB air mulai agak surut, namun dari pihak Kepolisian tetap melakukan pengawasan dan monitoring, guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan.(TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here