Sekda Aceh Timur Berharap Karang Taruna Menjadi Organisasi Motor Penggerak Pembangunan Desa ke Arah Mandiri

Sumaterapost.co | Aceh – Sekertaris Daerah Aceh Timur ( Setda ) Ir. Mahyuddin, M.Si berharap, Karang Taruna harus menjadi organisasi pemuda terdepan sekaligus motor penggerak pembangunan di desa. Sebab menurutnya, karang taruna adalah satu-satunya organisasi sosial pemuda yang memikiki struktur hingga desa.

“Tujuan dibentuk sampai tingkat desa/kelurahan adalah agar siap menjadi organisasi pemuda terdepan atau pelopor pembangunan di wilayah administratif paling kecil,” kata Mahyuddin dalam acara Bintek dan Sosialisasi Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Karang Taruna Aceh Timur, yang dipusatkan kegiatan tersebut di Aula Gedung Serba guna setempat

Menurutnya, Karang Taruna sebagai tempat berhimpunnya para pemuda senantiasa meningkatkan dan menguatkan fungsi kelembagaan dan perannya dalam masyarakat, serta diharapkan mampu menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki dan menjadi sentral untuk mempercepat pembangunan.

Baca Juga :  Tak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Seputaran Simpang SMPN 1 Peureulak, Masyarakat Merasa Plong

“Karang Taruna harus terlibat aktif dalam setiap fase pembangunan. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan,” imbuhnya.

Selain itu, sambungnya, “Karang Taruna harus mampu menunjukan perannya dan tegas memposisikan dirinya, dimana Karang Taruna harus tampil sebagai mediator dan fasilitator untuk membawa aspirasi pemuda kepada pemerintah sekaligus menjadi mitra pemerintahan desa dalam menjalankan berbagai program pembangunan, terutama dalam hal pengentasan kesenjangan sosial masyarakat,” Terang Mahyuddin.

Dalam kesempatan itu pula, Ketua Karang Taruna Aceh Timur, Drs. Ridwan Hasan dalam keterangan menyampaikan, Karang Taruna sebagai organisasi pemuda yang dibentuk oleh kepala desa bukanlah pesaing pemerintah desa, tapi tugas karang taruna untuk membantu tugas kepala desa agar apa yang di laksanakan kepala desa itu bisa dijalankan dengan jauh lebih mudah dan lebih ringan.

Baca Juga :  Aceh Harus Aktif Kreatif dan Produktif Hadapi Tantangan Zaman "Terbebas Dari Stunting"

Lebih lanjut Ridwan Hasan mengatakan, Karang Taruna harus memilki tujuan yang sama dengan pemerintah desa yaitu mengatasi berbagai permasalahan di desa, seperti permasalahan sosial, ekonomi, lingkungan, peningkatan sumber daya manusia, pembangunan dll. Dengan demikian, sambungnya, karang taruna memiliki peran dan tugas yang strategis dan erat kaitannya dengan pemerintah desa.

Ia berharap, dengan hadir Peraturan Bupati Aceh Timur Nomor : 7 tahun 2022 tentang pedoman penyelenggaraan Karang Taruna Aceh Timur adalah awal dari bangkitnya Karang Taruna di wilayah Aceh Timur kepengurusan Karang Taruna baik di Kabupaten dan Kecamatan bahkan Desa dapat berjalan mandiri dan menjadi pelopor pembangunan di desa dengan memberikan program-program yang inovatif dan solutif, sehingga keberadaannya mampu menyejahterakan masyarakat serta membawa Desa menjadi desa yang unggul dan mandiri, Bintek dan Sosialisasi Peraturan Bupati nomor 7 tahun 2022 tentu akan menjadi pintu menuju program program KT nantinya.

Baca Juga :  Asah kemampuan, Taekwondo Simeulue Aceh Menggelar Latihan Gabungan 

“Selain sebagai pelopor pembangunan di desa, Karang Taruna Aceh Timur juga harus siap menjadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba agar program Desa Bersinar (Desa Bersih Dari Narkoba) di Kabupaten Aceh Timur bisa terwujud,” pungkasnya.

Terimakasi kepada semua pihak, elemen terkait yang ada termasuk panitia dan rekan – rekan media 6ang terus ikut memantau kegiatan ini.

Hadir dalam acara tersebut, Perwakilan Forkopinda para Pimpinan OPD, para Camat, Forum Kepdes, Kepala desa, Imum mukim dan para kader Karang Taruna serta sejumlah undangan lainnya. (TB)