Sekda Burhanudin Beberkan, Kenapa Bogor Barat dan Timur Dimekarkan

SumateraPost, Bogor – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, beberkan sejumlah alasan, kenapa Kabupaten Bogor yang penduduknya mencapai 5,4 juta atau 11,24 persen penduduk Jawa Barat ingin dimekarkan dan rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) dan menjadi tiga kabupaten.

“Meski, pemekaran wilayah sangat krusial. Sedangkan Kabupaten Bogor sangat luas, memiliki jumlah penduduk terbanyak, hingga penduduk berjumlah 5,4 juta atau 11,24 persen penduduk Jawa Barat”, kata Sekdakab Bogor Burhanudin saat dihubungi Kamis (15/4/2021)

Baca Juga :  Perumda Tirta Kahuripan Terjunkan 155 Personil, Antisipasi Gangguan Selama Lebaran

Tujuan pemekaran karena Pemkab Bogor kesulitan memberikan pelayanan prima secara efektif dan meratanya pembangunan. Burhanudin menyebut pemekaran DOB Kabupaten Bogor Timur, salah satu upaya menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien dan sebelumnya Pemkab Bogor pemekaran Kabupaten Bogor Barat.

“Bila usulan itu terwujud maka Kabupaten Bogor pecah tiga yakni pemekaran wilayah Bogor Barat dan Timur serta Kabupaten induk yakni Kabupaten Bogor. Tujuannya jelas, agar tercapainya pelayanan pemerintah yang merata dan percepatan kesejahteraan masyarakat,” kata Burhanudin

Baca Juga :  Ketua PWI: Santunan Anak Yatim Rutin Dilakukan Jelang Akhir Ramadhan

Usulan pembentukan Kabupaten Bogor Timur kata Burhanudin dilakukan sejak lima tahun lalu, tepatnya Juni 2015. Presidium Kabupaten Bogor Timur menyampaikan aspirasi melalui surat nomor 041/dpp-ppbt/XI/15 perihal pengantar usulan masyarakat untuk pembentukan DOB pada Bupati Bogor.

Usulan itu disepakati dan Pemkab Bogor merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2013-2018. Pemerintah daerah melakukan kajian potensi Kabupaten Bogor Timur pada tahun 2017 oleh Bappedalitbang bekerjasama dengan pihak ke tiga.

Baca Juga :  Putusan Perdata 184, Terkait Penarikan Kendaraan Ditunda, Penggugat Berdoa Ada Campur Tangan Tuhan

Kajian itu kata Burhanudin, mengacu pada UU 32 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP Nomot 78 tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah.

“Sesuai arahan Kemendagri tahun 2018 Pemda bekerja sama dengan tenaga ahli melakukan kajian komperehensif mengenai penegasan batas wilayah antara Kabupaten Bogor dengan calon daerah persiapan Kabupaten Bogor Timur,” tutur Burhanudin. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here