Semangat Balajar Siswa TKN Pembina Peureulak Barat dalam Kondisi Pandemi Covid -19

SumateraPost.co, Aceh Timur – di Tingkat jenjang Pendidikan Paud sasaran program promosi kesehatan di sekolah terus di jalankan hingga lembaga pendidikan anak usia dini ini untuk dapat terus meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat.

Seperti giat yang digalakan pada¬† Taman Kanak kanak Negeri Pembina Kecamatan Peureulak Barat Aceh Timur pada tahun ajaran ini dalam kondisi pandemi covid proses belajar mengajar berjalan, protokol kesehatan covid tetap di terapkan,” kata Kepala TKN Pembina Peureulak Barat, Ratna Meutia, S.Pd A.ud Kamis. ( 10 September 2020)

Dia menjelaskan anak-anak yang berusia kurang dari enam tahun memiliki ingatan yang baik dan jika pada usia tersebut sudah ditanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, diharapkan mereka akan ingat dan mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, ” Ujarnya.

Lebih lanjut Ratna Meutia meyebutkan materi perilaku hidup bersih dan sehat yang dikenalkan kepada siswa TKN Pembna ini disesuaikan dengan usia mereka, di antaranya mengenai cara mencuci tangan dengan baik, imunisasi, makan buah dan sayur, serta kebersihan lingkungan.

“Mereka bisa menjadi `polisi` di lingkungan rumah dengan mengingatkan seluruh anggota keluarga untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, ” lihat semangat mereka untuk belajar luar biasa walaupun dalam keadaan pandemi covid , ” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ratna Meutia, juga meminta kebijakan Disdikbud Aceh Timur bidang Paud dan PNF, untuk dapat membantu kekurangan tenaga pendidik di TKN Pembina yang di pimpinya, selama ini tenaga pengajar sangatlah terbatas hanya 3 orang termasuk dirinya selaku Kepala TKN, jadi kami berharap agar tenaga pendidik yang kurang semoga dapat perhatian dari Dinas, ” Sebutnya.

Ditempat terpisah, Camat Peureulak Barat, H. Syamsul, SH, juga menyampaikan harapan kepada Disdikbud Aceh Timur untuk dapat memperhatikan kondisi Ruang Belajar siswa TKN Pembina Peureulak Barat yang tersedia sebagian tidak maksimal untuk digunakan karena kondisi lantainya rusak dan berdebu, sehingga mengganggu proses belajar anak di saat jam belajar dan saat ini sudah tidak di gunakan “, Kata Camat Peureulak Barat.

Sebagai kepala wilayah di Kecamatan Peureulak Barat, dan jajaran muspika terus turut memantau perkembangan sektor pendidikan berbagai jenjang termasuk Paud, oleh karenanya pihak kami berharap perhatian penuh instansi terkait menyangkut hal kebutuhan TKN Pembina Peureulak Barat ,” Harap Syamsul.(TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here