SMKN 1 Pante Bidari Laksanakan Giat MTU II Tahun 2020

SumateraPost.co, Aceh Timur – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan berkomitmen meningkatkan keahlian dan memfasilitasi proses sertifikasi keahlian siswa sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) saat ini.

Melalui pelaksanaan kegiatan program pelatihan Mobile Training Unit (MTU), pemerintah mencoba menghubungkan keahlian yang diminati dunia industri kepada para siswa, khususnya SMK di seluruh Aceh.

Pada Giat MTU yang dilaksanakan di SMKN 1 Pante Bidari Pada Senin (14 September 2020 ) di Buka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Perwakilan Aceh Timur, Drs. HUSAINI, S.Pd. M.Pd.

Dalam kesempatan itu, Kacabdin berharap kepada para siswa yang turut ambil bagian dalam giat program ini hendaknya dapat mengikutinya secara serius, agar benar – benar mendapatkan ilmu keahlian menurut bidang jurusan yang ditempuh, ini adalah kesempatan yang harus di mamfaatkan dengan baik “, Kata Husaini.

Selanjutnya Ia berharap nanti lulusan SMK di Aceh Timur, Khusus SMKN 1 Pante Bidari bisa menjadi Pioner masa depan generasi yang memiliki skile dan kemampuan dalam menyesuaikan perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, ” tantangan kedepan akan lebih ketat persaingan bila kita tidak dapat menyesuaikanya maka akan tertinggal “, Katanya.

Pada kesempatan tersebut juga Kepala SMKN 1 Pante Bidari, Azhari, ST. M.Pd, tentunya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan persentase kemudahan untuk mendapatkan tenaga kerja yang relevan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Selain itu juga dapat meningkatkan persentase tenaga kerja berbakat di usia produktif dan dapat mempersiapkan sumber daya manusia yang handal khususnya bagi siswa lulusan SMKN 1 Pante Bidari.

“Mobile Training Unit (MTU) didesain khusus untuk membantu masyarakat Aceh dengan menyediakan sarana dan prasarana pengembangan keahlian dan ketrampilan serta memberikan layanan promosi kemampuan para siswa siswi di SMK memiliki dasar keahlian, sebab ada tiga hal yang menjadi kebutuhan para generasi yang akan datang, yaitu sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan yang lebih di bidangnya, kemampuan membangunan jaringan (networking) dengan dunia usaha dan industry, serta memiliki inovasi yang akan menjadi nilai jual baginya untuk mengembangkan diri pada saat memasuki dunia usaha dan industri “, Kata Azhari.

“Semua kegiatan di sekolah harus memiliki perencanaan yang jelas dan realistis serta pengorganisasian yang efektif dan efisien. Kami harapkan kepada anak anak didik di SMKN 1 Pante Bidari dan kepada saudara instruktur dalam melaksanakan kegiatan ini dengan tulus dan ikhlas agar dapat bermanfaat bagi peserta didik sebagai calon tenaga kerja yang trampil di masa akan datang,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, T. Azwar, S.Pd, dari Disdik Aceh, selaku pengkordinir MTU II di SMKN 1 Pante Bidari menjelaskan awalnya Mobile Training Unit (MTU) telah dioperasikan berkeliling di wilayah Aceh sejak tanggal 1 februari 2006 sd. 31 desember 2007, yang didanai oleh swiss solidarity, Medicor Foundation of Lichtenstein dan Swisscontact, serta Siss Foundation for Technical Cooperation.
Dan Sejak Januari 2008 sampai sekarang, pelaksanaan operasional MTU dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh.
“Adapun tujuan pelaksanaan MTU ini yaitu untuk penguatan peserta didik dalam kemampuan psikomotorik atau keahlian prakte serta penguatan bagi sekolah-sekolah yang tidak mempunyai peralatan praktek sesuai tuntutan standard nasional pendidikan,” katanya.

Jadi giat MTU tahun ini 2020, yakni unit  Truk I beroperasi di wilayah Kabupaten Aceh Barat ( Melaboh ) dan Truk unit II dan III di Aceh Timur, SMKN 1 Pante Bidari dan SMKN 1 Darul Aman Aceh Timur, untuk SMKN 1 Pante Bidari ada 60 siswa siswi turut ambil bagian, dari tanggal 13, s/ d 25 September 2020, dengan instruktur Provinsi 6 orang ditambah internal SMKN 1. Pante Bidari.
Dari 60 peserta di SMKN 1 Pante Bidari dibagi 15 orang perkopetensi, dengan jurusan 1 . Elektronik Komunikasi, 2. Listrik Instalasi, 3. Teknologi Imformasi dan 4. Multi Media, dan di utamakan bagi pesertanya kelas I dan Kelas II. Kata Azwar.

Dikatakanya, seluruh rangkaian kegiatan pada MTU tidak dipungut biaya, karena seluruhnya telah ditanggung Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh, sesuai dengan pelaksanaan program yang berjalan “, Jelasnya. (TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here