SMP Fatahillah Lohbener Angkatan 1982 Bersatu

INDRAMAYU. Sumaterapost.co – Hampir 40 tahun perpisahan dari sekolah membuat terkenang di lubuk hati yang teramat dalam, kerinduan bercanda gurau saling melempar kapur tulis dikelas muncul dibenak kita. Diantara kita banyak yang iseng menggoda menakut – nakuti dengan hewan yang membuatnya merasa geli.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Fatahillah Lohbener Indramayu, salah satu SMP swasta terpaforit di Kabupaten Indramayu Jawa Barat pada era tahun 80-an. Mengisahkan berbagai pengalaman saat mengenyam pendidikan, karena sekolah jaman dulu sangat berbeda dengan era modern seperti sekarang.

Baca Juga :  Plt Bupati Taufik Minta ASN Mandiri dan Milenial

Karso salah satu penggagas untuk mengadakan reuni bagi angkatan 1982, saat ini pun dia sedang melakukan pendekatan melalui jaringan sosial maupun dengan cara berkunjung ke tempat tinggal mereka. Sekitar 120 siswa-siswi angkatan 1982 dan baru puluhan yang tergabung dalam gruop WhatsApp.

“Merencanakan kegiatan reuni memang gampang – gampang susah, kita membutuhkan daya juang dan kolaborasi yang benar – benar mumpuni” ungkap Karso kepada sumaterapost.co Kamis (14/1/2021) di Lohbener Indramayu.

Baca Juga :  Plt Bupati Taufik Minta ASN Mandiri dan Milenial

Menurut rencananya akan menyelenggarakan reuni angkatan tahun 1982 pada tanggal 21 Pebruari 2021 mendatang.”mudah – mudahan rencana itu tidak ada kendala mengingat saat ini masih pandemi Covid-19. Reuni pun nantinya dilaksanakan sederhana yang terpenting bisa menyambung persaudaraan” ucapnya.

“Insya Allah dalam waktu dekat dibuat panitia reuni, hal ini saya percayakan kepada H. Rodin, H. Arbain, Lalelatin dan Asmayawati. Dan saya pun berterima kasih kepada Bang Yadi yang juga alumni SMP Fatahillah angkatan 1982, harapan kami dengan Sumaterapist.co semoga saja kawan kita yang berada di Serang, Pandeglang, Jakarta, Bandung bisa menghadiri acara reuni nanti” imbuhnya.

Baca Juga :  Plt Bupati Taufik Minta ASN Mandiri dan Milenial

Sementara itu menurut Asmayawati menuturkan, kegiatan reunian melibatkan aspek pola komunikasi, perencanaan, pendanaan sampai ilmu event organizer.”ini saya katakan bawa reunian itu gampang – gampang susah, akan tetapi saya percaya kepada teman – teman terutama saudara Karso dan H. Rodin yang siap menjadi donatur” pungkas Asmayawati. (M. Yadi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here