SPBU Di Pekon Wates Kecamatan Gading Rejo Diduga Bermasalah

Sumatera Post-Pringsewu. SPBU di Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu diduga bermasalah, pasalnya perijinan untuk mendirikan SPBU tersebut salah satu warga diduga tanda tangannya dipalsukan padahal rumah salah satu warga berdampingan dengan SPBU yang dibangun.

Keluhan itu disampaikan C.Agus D kepada Sumatera Post, Rabu (14/10), Menurut C.Agus.D dirinya sudah menyampaikan permasalahan ini kepada Kepala Pekon Wates, Camat Gading Rejo, Kepala KesbangPol Kabupaten Pringsewu, dan Pihak Perizinan Kabupaten Pringsewu, dalam laporannya C.Agus D mengatakan, sesuai hasil pertemuan yang diadakan di Balai Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo pada tanggal 27 September 2019. Dimana salah satu point kesepakatan adalah dibuatkannya pernyataan dari pihak PT Surya Bumi Permai selaku pemilik dan investor dari SPBU di Jalan A.Yani RT 004 RW 001 Pekon Wates Kecamatan Gading Rejo dan sampai dengan hari ini ahad 2 Februari 2020 hal tersebut belum pernah saya lihat. Selaku warga yang berbatasan langsung dengan lokasi tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas berkenan arahan dan petunjuk diatas dari bapak selanjutnya, sebab hal ini menyangkut atas kepentingan saya selaku kepala rumah tangga yang kelak harus saya pertanggungjawabkan yang terdampak secara langsung atas keberadaan SPBU tersebut, ungkap C.Agus.D.

Menurut C.Agus. D sampai hari ini Rabu 14 Oktokber 2020 tidak ada tanggapan baik dari kepala Pekon Wates, Camat Gading Rejo, Kepala Kesbangpol dan Kepala Perijinan Kabupaten Pringsewu.
Gambar / Layout atau denah SPBU awal dan akhir tidak sama, artinya Pertamina pun main kasih izin saja, maka kami sudah berkonsultasi ke Ombudsman dan akan saya tindaklanjuti dengan laporan resmi, ujar C.Agus.D.

Kepala Pekon Wates saat dikonfirmasi, Rabu (14/10) melalui Hand Phone Celuler tidak diangkat, dan di WA terlihat tidak aktif.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kabupaten Pringsewu, Sukarman, saat dikonfirmasi mengatakan, Memang benar salah satu warga C.Agus D, mengeluhkan dan melaporkan kepada kami, dan sudah saya sampaikan kepada pihak perusahaan, namun dengan pihak perusahaan sepertinya tidak ditindaklanjuti, ujar Sukarman.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Pringsewu, M.Yusuf saat dikonfirmasi mengatakan, Pada dasarnya kami menerima proses usulan dari pekon, dan tentunya di proses, tidak tahu jika ternyata ada warga yang protes. Ujarnya. (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here