Suheldi Tegaskan Tampil di Pilkada Binjai Sudah Keputusannya Mutlak

0

SumateraPost.co, Binjai – Bakal Calon (Balon) Walikota Binjai masa bakti 2021-2024, Dr Suheldi SE MM, menyatakan keputusanya tampil bersaing pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Binjai 2020 sudah keputusan mutlak.

Hal ini pun menepis anggapan negatif beberapa pihak, yang menilai keputusan tokoh enterpreneur nasional itu meramaikan bursa persaingan menuju kursi “Binjai Satu” merupakan permintaan dari orang-orang terdekat.

“Jika ditanya kesiapan saya tampil di Pilkada Binjai, jelas ini sudah keputusan mutlak. Harus terus saya perjuangkan,” ungkap Suheldi, saat bersilaturahmi dengan warga Jalan Padang, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, Minggu (09/02/2020) pagi.

Dia mengatakan, keinginannya tampil sebagai Walikota Binjai didasarkan pada niat untuk mengabdikan diri di kampung halaman, dengan cara membuat gebrakan-gebrakan pembangunan agar keberadaan dan peran strategis Kota Binjai lebih diperhitungkan.

Salah satu fokus program yang coba direalisasikannya ialah berupaya meningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kota Binjai, dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada.

Di sisi lain, menurut Suheldi, Pemerintah Kota Binjai juga harus mengoptimalkan perannya dalam pendukung aktifitas dan peningkatan transaksi ekonomi masyarakat, lewat penguatan iklim investasi, penyediaan pasar, serta pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Dengan kata lain, kita harus dorong pertumbuhan sektor UMKM dan industri besar. Sebagai catatan, Pemerintah menjamin kemudahan perizinan, iklim investasi yang nyaman, membantu permodalan sektor UMKM, dan ketersediaan sumber daya manusia yang mumpuni,” jelasnya.

Atas dasar itu pula, lanjut Suheldi, seorang kepala daerah harus punya jaringan yang kuat di tingkat pusat, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan dengan lebih efektif dan mampu menjamin penyediaan seluruh kebutuhan bagi masyarakatnya.

“Jika suatu program pembangunan dianggap sudah tepat dan berdampak positif bagi masyarakat, tentunya hal tersebut wajib kita pertahankan. Namun jika masih ada kekurangan, ya harus kita benahi bersama,” terangnya.

Secara khusus, Akademisi Universitas Islam Nusantara Bandung tersebut juga menyoroti sikap beberapa pihak yang terkesan menilai negatif rencana keikutsertaannya pada kontestasi Pilkada Kota Binjai 2020.

Sebab meskipun sudah sejak lama tinggal dan berkarier di luar daerah, Suheldi mengaku tahu persis sejauhmana kondisi sosial-ekonomi, perkembangan, dan kebutuhan Kota Binjai saat ini.

“Banyak yang bilang, saya ini orang baru di Binjai. Padahal setiap bulan saya selalu pulang ke Binjai. Baik untuk mengurus pesantren ataupun usaha. Tapi memang itu tidak saya munculkan ke publik, karena aktifitas saya banyak di bidang sosial,” jelas Suheldi.

Sebaliknya, Alumnus SMA Negeri 2 Binjai ini mengaku tidak kecewa jika nantinya tidak terpilih menjadi Walikota Binjai. Sebab pengabdian dan sumbangsihnya bagi Kota Binjai dan masyarakatnya, tidak akan pernah terputus.

Dia juga berpesan kepada Pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat di Kota Binjai, agar meningkatkan sinergitas, kerjasama, dan komunikasi, untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sekali lagi saya tegaskan, tujuan saya menjadi Walikota itu mutlak untuk mengabdi. Tidak ada niat memperkaya diri. Sebab cita-cita saya cuma satu, yakni mendirikan pesantren untuk anak yatim-piatu. Alhamdulilah, itu sudah tercapai,” ujar Suheldi. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here