Sungai Ciberium Meluap, Wilayah Desa Wringinharjo Terendam Banjir dan Babinsa Pantau Ini

Babinsa) Wringinharjo, Koramil 10 Gandrungmangu Pelda Kharis melakukan pemantauan wilayah yang terendam banjir guna mengantisipasi adanya adanya kerugian

SumateraPost, Cilacap – Intensitas hujan yang sangat tinggi telah menyebabkan naiknya debit air Sungai Ciberium. Kondisi ini membuat air meluap dan merendam desa di sekitarnya.

Setidaknya ada 2 (dua) titik yang diketahui terdampak luapan sungai Ciberuim diantaranya Dusun Tambangan dan Dusun Tanjungwangi, yang merupakan wilayah Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap.

Terkait hal itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Wringinharjo, Koramil 10 Gandrungmangu Pelda Kharis melakukan pemantauan wilayah yang terendam banjir guna mengantisipasi adanya adanya kerugian baik personel maupun materil akibat dampak alam tersebut, Selasa (15/12).

Baca Juga :  Kodim Wonogiri Gelar Sosialisasi Dan Penyuluhan Bahaya Narkoba

Terpisah, Danramil 10 Ganrdrungmangu Kapten Inf Marjono membenarkan adanya laporan terkait meluapnya Sungai Ciberium yang merendam dan menggenangi pemukiman warga di Desa Wringinharjo, Gandrungmangu.

Dia menjelaskan, akibat hujan intensitas tinggi semalam di wilayah Kecamatan Gandrungmangu dan sekitarnya sehingga mengakibatkan debit air di beberapa anak sungai di wilayah tersebut mengalami peningkatan serta tingginya debit air Sungai Cibeureum yang sudah tidak bisa menampung air yang berasal dari aliran anak sungai di wilayah Gandrungmangu.

Baca Juga :  Pemkab Banyumas Memperpanjang PPKM Hingga 8 Pebruari 2021 Banyumas

“Sehingga mengakibatkan luapan air dan menggenangi di beberapa titik di wilayah Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu. Adapun ketinggian genangan air saat ini sudah mencapai 30 sampai 70 cm dan sudah menggenangi jalan dan rumah warga,” jelasnya.

Adapun wilayah Desa Winginharjo Kecamatan Gandrungmangu yang terdampak banjir atau genangan air yaitu Dusun Tambangan, hampir di semua wilayah RT, dan DusunTanjungwangi di wilayah 9 RT.

Baca Juga :  Bobol Rumah Warga Cepu, 2 Orang Residivis Curanmor Asal Bojonegoro Di ujung Ringkus Unit Reskrim Polsek Cepu.

“Adapun pengungsi sampai saat ini sebagian merupakan warga Tambangan khususnya RW 01 dan Tegalmawar RW 02, dan kita saat ini terus melakukan monitoring terhadap perkembangan dampak banjir ini, ” tutup Danramil.

*R10Oke*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here