Surat Rahasia Mahkamah Partai Golkar, Beredar Luas di Medsos

SumateraPost, Bogor – Surat rahasia Mahkamah Partai Golkar beredar luas di media sosial (Medsos). Surat benomor: B.56/MP- GOLKAR/IX/2020 tanggal 15 September 2020, yang ditandatangani ketua Mahkamah Partai Golkar DR. IR. H. Adies Kadir, SH, M.HUM tersebar kemana mana.

Surat itu ditujukan pada ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat itu, kini beredar dan mengagetkan kader Golkar. Musyawarah Daerah (Musda) ke X di Hotel Grand Sahira Jalan Ahmad Yani Kota Bogor 29 Agustus lalu, tak membuahkan hasil.

Dijelaskan, Mahkamah partai Golkar telah menerima permohonan gugatan terhadap penyelenggaraan Musda 29 Agustus 2020. Permohonan tersebut di ajukan Heri Cahyono dan Drs Endang Sofyan M.Pd ( Bakal calon Ketua DPD partai Golkar Kota Bogor tahun 2020)

Panitera Mahkamah telah menerbitkan Akta Penerimaan Pemohon (APP) dan melakukan registrasi bernomor 17/PI. Golkar/IX/2020 tanggal 7 September 2020. Ketua Mahkamah telah menetapkan dan menunjuk panel hakim untuk memeriksa, mengadili dan memutus permohonan tersebut.

Surat tersebut meminta ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, tidak menerbitkan Surat Keputusan Pengurus baru DPD Golkar Kota Bogor. Hasil Musda melahirkan ketua DPD terpilih Rusli Prihatevy secara aklamasi dan diagendakan dilantik 15 September 2020 dibatalkan.

Setelah gugatan yang diajukan Heri Cahyono dan Drs, H, Endang Sofyan M.Pd (Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor tahun 2020) ke Mahkamah partai Golkar di Jakarta, dengan 24 soal yang dimunculkan.

Selanjutnya, Ketua Mahkamah Partai menetapkan dan menunjuk panel hakim untuk memeriksa, mengadili, dan memutus permohonan tersebut. Atas gugatan hasil Musda ke X belum memiliki legalitas organisiasi yang sah.

Surat tersebut, ditembuskan diantaranya, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar. Wakil Ketua Umum Korbid POLHUKAM DPP Partai Golkar, Wakil Ketua Umum Korbid Kepartaian DPP Partai Golkar, Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu, Ketua Bidang PP Wilayah DKI, Jawa Barat dan Banten DPP Partai Golkar.

Ketika dikonfirmasi melalui What’s App pada Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor terpilih masa bhakti 2020 – 2025, Rusli Prihatevy tak memberi respons. Namun salah seorang Wanhat Partai Golkar Dody Rosadi mengatakan diadakan Musda dan didorong aklamasi, berharap akan lahir kekompakan dan akur. Kenyataannya jadi lain.

“Harusnya mereka itu kompak membangun Partai Golkar Kota Bogor, bukan saling mangklaim seperti itu. Inikan justeru menjadi olok olokan lawan politik, mereka pasti menertawakan perseteruan Partai Golkar ” ungkap mantan Sekda Kota Bogor itu. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here