Tak Banyak Warga Yang Terjaring Operasi di Desa Genting

SumateraPost, Boyolali – Tak banyak pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat terjaring operasi yustisi gabungan penegakan hukum dan disiplin pelanggar protokol Covid-19 di jalan sekitar Patung Tembakau Desa Genting Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. Jumat (29/10).

Operasi yang digelar oleh petugas gabungan dari Koramil 06 Cepogo Kodim 0724/Boyolali, Polsek Cepogo dan Tim Penanganan Covid 19 Kecamatan Cepogo ini menjaring beberapa warga yang tak mematuhi protokol kesehatan terutama tidak mengenakan masker saat melintas.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Paguyangan Gandeng Asosiasi Pengusaha bagikan nasi kotak untuk Masyarakat Terdampak PPKM Level 3

Warga yang terjaring razia lebih memilih sanksi sosial daripada membayar denda sebesar Rp50.000 dengan menyapu jalan maupun fasilitas umum lainnya yang berada di sekitar Patung Tembakau.
Patung Tembakau adalah salah satu spot swapoto yang ada di Desa Genting selain dari pada Taman Irung Petruk yang ramai dikunjungi warga untuk diabadikan melalui swapoto.

Baca Juga :  Serbuan Vaksinasi Covid-19 Kodim Brebes Tahap Kedua di Sasaran Potensial Cluster

“Operasi penegakan disiplin kali ini sudah jarang ditemukan warga yang bepergian tanpa mengenakan masker, cuma dalam pemakaiannya saja yang tidak benar” ungkap Serma Marta Indra Gandhi salah satu anggota Koramil 06 Cepogo.
Terpisah Danramil 06 Cepogo Kapten Inf Sri Suraya berkata,
“Razia akan rutin digelar ditempat umum lainnya, namun tetap dengan mengedepankan sikap humanis,” imbuh Danramil.
Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbub) Pemda Boyolali menerapkan sanksi berupa denda sebesar Rp50.000 bagi warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum, atau diganti sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum.

Baca Juga :  Guna Berikan Keamanan, Babinsa Dampingi Pembagian BLT DD

(Agus Kemplu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here