Tak Butuh Waktu Lama, Tim Macan Polres OI Berhasil Ringkus Nuzay

SumateraPost – Gabungan TIM MACAN Sat Reskrim Polres OI dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Robi Sugara, SH.MH didampingi Kanit Pidum IPDA Harri Putra Makmur, STr.K. bersama Unit Reskrim Polsek Pemulutan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pemulutan IPDA Adriansyah, SH., berhasil mengamankan satu orang tersangka pelaku tindak penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia yang terjadi di jembatan Desa Ulak Aurstanding Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir pada Kamis sore, 25 Maret 2021,lalu.

Baca Juga :  Besok, Dodi Reza Gratiskan Operasi Bibir Sumbing Bagi Warga Sumsel

Identitas tersangka bernama Nuzay (23), warga Desa Segayam Kec. Pemulutan Selatan Kab. Ogan Ilir yang berhasil ditangkap di rumah persembunyiannya di kawasan kota Palembang tanpa perlawanan pada Senin, (5/4/2021), sekitar pukul 15.00 WIB.

Sedangkan korban bernama M. Iqbal (20), warga Dusun IV Desa Palu Kec. Pemulutan Selatan Kab. Ogan Ilir, yang pada saat itu usai kejadian penusukan sempat dibawa masyarakat setempat ke UGD Puskesmas Desa Sungai Lebung. Namun sekitar pukul 17.24 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia akibat banyak mengeluarkan darah.

Baca Juga :  Muba Bangun Kepercayan Masyarakat Lewat Keterbukaan Informasi

Berdasarkan pengakuan Tersangka bahwa peristiwa berdarah tersebut terjadi lantaran saat itu sepeda motor yang dikendarai oleh korban menyerempet motornya, sehingga terjadilah cekcok mulut. Namun korbanpun sempat memukul wajah tersangka. Kemudian Tersangka Nuzay langsung mengambil pisau yang terselip di pinggangnya dan menghujamkannya kepada M. Iqbal sebanyak dua kali di bagian leher dan lengan korban.

Baca Juga :  Fikri Bersama Warganya Berharap Kepada Pemkab OI Agar Jalan Didesanya Bisa Di Lewati Dengan Lancar

Usai melakukan penusukan, Tersangka Nuzay langsung melarikan diri hingga akhirnya berhasil diringkus dan digelandang ke Mapolres Ogan Ilir.

“Saat ini,tersangka sudah kami amankan. Atas perbuatannya, Tersangka disangkakan dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP atau Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana penganiyaan yang menyebabkan kematian atau pembunuhan,”kata AKP Robi Sugara. (F’R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here