Tak Mampu Lunasi Utangnya, Wanita Ini Dijebloskan ke Balik Jeruji Besi

0

SumateraPost.co, Langkat – Ibarat kata pepatah, janji adalah utang. Janji wajib ditepati. Begitu pula utang, harus segera dilunasi oleh pihak yang berutang, jika tidak ingin mendapat masalah.

Seperti yang dialami seorang ibu rumahtangga berinisial SS (31), warga Dusun II, Desa Tanjung Keriahan, Kecamatan Sirapit, Kabupatan Langkat, Sumatera Utara.

Akibat tak sanggup melunasi utangnya sebesar Rp 30 juta, wanita itu pun harus merelakan dirinya mendekam di balik jeruji besi Ruang Tahanan Polisi (RTP) Polsek Kuala, Polres Langkat.

Dalam kasus ini, SS sendiri dipersangkakan polisi melanggar Pasal 378 juncto Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang penipuan dan penggelapan.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan, saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasubbag Humas, AKP Rohmat, via sambungan telepon seluler, Minggu (16/02/2020) siang, membenarkan kasus tersebut.

Menurutnya, masalah hukum yang menjerat SS bermula saat ibu dua anak itu berhutang uang Rp 30 juta kepada Edi Sentosa Bukit (37), warga Desa Simpang Pulorambung, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat.

Transaksi utang-piutang itu sendiri terjadi pada 10 Desember 2019 silam, di Dusun Sukarejo, Desa Gunungtinggi, Kecamatan Sirapit, tepatnya di rumah Arihta Beru Sembiring (42).

“Saat terjadi transaksi, tersangka SS didampingi suaminya memohon pinjaman uang sebesar Rp 30 juta kepada korban. Dia beralasan uang itu digunakan membayar utang kepada orang lain,” ujar Rohmat.

Pada kesempatan itu pula, tersangka SS berjanji akan melunasi utangnya selang 15 hari kemudian, atau dibayarkan pada 25 Desember 2019. Kesepakatan tersebut sepenuhnya tertuang dalam selembar kwitansi.

Namun setelah waktu pelunasan tiba, korban justru tidak mendapatkan uangnya kembali. Bahkan saat berulang ditagih, tersangka SS kerap ingkar dan selalu mengulur waktu pelunasan.

Kesal karena uang yang diutangkannya tadi tak kunjung dikembalikan SS, korban selanjutnya melaporkan kasus tersebut kepada petugas Unit SPKT Polsek Kuala, pada 31 Januari 2020 lalu.

Setelah dua pekan kasus tersebut ditangani Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuala, pada akhirnya tersangka SS berhasil ditangkap, sesaat setelah dijemput dari rumahnya.

Dalam operasi penangkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti selembar kwitansi berisi tanda terima penyerahan utang Rp 30 juta dari korban kepada tersangka SS. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here