Tak Terima, KAN dan Wali Nagari Sundata Terkait Ketua DPRD Pasaman Dipolisikan

Pasaman Sumaterapost.co – Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sundata, kecamatan Lubuk Sikaping tidak terima Ketua DPRD Pasaman dilaporkan kepolisi terkait sangketa tanah ulayat di Nagari Sundata antara Sulfadli cs dengan Novia Rina.

A Rajo Mudo, salah seorang Ninik Mamak Nagari Sundata terkejut setelah membaca berita terkait laporan polisi Novia Rina di salah satu media Mingguan yang beredar di Pasaman.

Ada apa ini, kenapa Ketua DPRD yang dilaporkan kepolisi, apa hubungannya Ketua DPRD Pasaman dengan Tanah Ulayat Sundata.

kenapa tidak kami ninik mamak Nagari Sundata yang dilaporkan, karena ini menyangkut penerbitan sertifikat tanah ulayat yang gawenya kami ninik mamak, katanya kepada media.

Yulius TK. Basa Ketua KAN, didampingi Wali Nagari Sundata, Ketua Bamus serta Ninik Mamak Nagari Sundata
Menyampaikan.

Benar, kami pernah melaksanakan Rapat Dengan Komisi I yang dipimpin langsung Ketua DPRD Pasaman Jumat  21 Juni 2020 yang lalu, terkait, sangketa tanah antara Sulfadli cs dengan Novia Rina
Yang dihadiri oleh BPN, Wali, KAN, Bamus serta penggugat dan tergugat.

Dari musyawarah tersebut berkesimpulan akan memberikan rekomendasi kepada BPN pasaman kiranya proses pensertifikatan tanah atas nama Novia Rina ditunda dulu sementara sambil dilakukan penyelesaian oleh para pihak”

Kami tidak terima kata Yulius Tk Basa,
DPRD Pasaman secara kelembagaan hanya memfasilitasi media kenapa jadi disalahkan.

Dalam waktu dekat kami KAN Sundata akan melakukan tuntutan balik ke Polres Pasaman, tutup beliau.

Ewin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here