Target 2024, Pemkab Lamteng Akan Bangun 1000 Rumah Program RTLH

Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) tahun 2024 menargetkan akan membangun 1.000 rumah pada program Kabupaten Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun, untuk tahun 2022 pemerintah akan membangun 500 rumah.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan untuk Tahun 2022 sebanyak 500 rumah yang akan diperbaiki dari 1000 rumah. “Tahun 2022 Pemkab Lamteng akan membangun 500 rumah dulu dari targat 1000 hingga tahun 2024,” kata Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad pada saat menghadiri acara sosialisasi Kabupaten Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Sesat Agung Nuwo Balak pada Senin (11/7/2022).

Baca Juga :  Wakili Kapolres, Waka Polres Lampung Tengah, Imami Pemotongan Tumpeng

Bupati mengatakan program ini merupakan salah satu program unggulan dari Pemkab Lampung Tengah yang ingin mensejahterakan masyarakatnya.

Musa Ahmad menjelaskan sejak awal seluruh APBD Lampung Tengah merupakan uang rakyat yang akan dikelola dengan baik dan 100% kembali ke masyarakat.

Bahkan dalam kemajuan di Lampung Tengah, Bupati mengatakan tidak hanya berasal dari APBD saja, namun perlu adanya kerjasama dan bantuan dari pihak – pihak perusahaan dalam membantu pembangunan Lampung Tengah.

Hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Lampung Tengah, Asisten, staf ahli , Kepala Perangkat Daerah terkait, Baznas, Pimpinan BRI, Camat, Kepala Kampung/ Lurah serta penerima bantuan.

Baca Juga :  Wakili Kapolres, Waka Polres Lampung Tengah, Imami Pemotongan Tumpeng

Dalam laporannya Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Perumahan dan Cipta Karya Venny Libriyanto mengatakan tujuan ini guna memenuhi hak warga untuk tempat tinggal layak huni yang sehat dan nyaman dengan tujuan akhir mengentaskan kemiskinan di Lampung Tengah .

“Pelaksanaan ini luar kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektar. Pelaksanaan kegiatan ini telah dimulai pada Feruabri – oktober 2022,” katanya.

Baca Juga :  Wakili Kapolres, Waka Polres Lampung Tengah, Imami Pemotongan Tumpeng

Kegiatan ini terdapat 2 sumber dana yakni berasal dari APBD Provinsi di 20 kecamatan 44 kampung 3 kelurahan dengan biaya Rp4.375.000.000 dengan sasaran 255 unit rumah.

Kemudian, dana dari DAK Pendampingan sebesar Rp3.965.000.000 di 5 kelurahan dengan sasaran 103 rumah tidak layak huni (RTLH).

Sementara itu, masyarakat penerima bantuan Budi Santoso mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan seluruh jajaran yang telah melaksanakan kegiatan ini, sehingga masyarakat yang belum mendapatkan tempat tinggal yang layak bisa tinggal dengan aman, nyaman dan sehat.