Terlibat Kasus Kepemilikan Narkotika, Tiga Pria di Binjai Diciduk Polisi

Sumaterapost.co | Sumut – Satresnarkoba Polres Binjai mengamankan tiga pria atas dugaan keterlibatan mereka dalam kasus kepemilikan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu dan ganja, Senin (09/05/2022) malam.

Ketiga tersangka berinisial AG (41) dan RH (37), keduanya warga Dusun III Sukaramai, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, serta PSD (39), warga Jalan Petai, Kelurahan Jatiutomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Polisi memangkap ketiga tersangka dari dua lokasi terpisah. Dalam hal ini, tersangka AG dan RH ditangkap di Dusun III Sukaramai, Desa Tandam Hulu II. Sedangkan PSD ditangkap di Jalan Petai, Kelurahan Jatiutomo.

Sebagai barang bukti, turut disita polisi sebuah bungkusan plastik berisi empat paket kecil sabu total seberat 0,97 gram, satu bungkus kecil ganja seberat 1,77 gram, uang tunai Rp 200 ribu, dan tiga unit telepon genggam.

Baca Juga :  Dua Anggota Komplotan Begal di Binjai Diringkus Polisi

Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting, melalui Kasi Humas, Iptu Junaidi, Selasa (10/05/2022), sebelum ketiga tersangka ditangkap, awalnya personel Unit II Sartresnarkoba Polres Binjai tengah menyelidiki indikasi seringnya terjadi transaksi jual-beli narkotika di Dusun III sukaramai, Desa Tandam Hulu II.

Di tempat itu, beberapa personel sengaja ditugaskan untuk melakukan penyamaran sebagai calon pembeli. Sementara lainnya turut bersiaga guna bersiap atau mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

Tidak lama setelah berada di sebuah areal pemukiman, polisi yang sedang menyamar memutuskan menghampiri seorang pria berinisial AG, karena dicurigai sebagai pengedar narkotika. Polisi lantas memesan satu paket sabu seharga Rp. 100 ribu.

Baca Juga :  Kapolres Bersama Dandim Simalungun Kembali Tertibkan KJA di Parapat

“AG yang tidak merasa curiga jika calon pembelinya adalah polisi yang sedang menyamar kemudian meminta izin pergi sebentar untuknmengambil sabu pesanan tadi,” terang Junaidi.

Tidak lama setelah itu, AG pun kembali datang menemui calon pembelinya dengan membawa narkotika yang telah dipesan sebelumnya. Menariknya, dia tidak datang seorang diri, melainkan bersama rekannya RH, yang saat itu membawa bungkusan kecil berisi ganja untuk ditawarkan kepada pembeli.

“Menyadari target operasi sudah masuk perangkap, segera saja personel Satresnarkoba lainnya yang memang sudah bersiaga di tempat itu datang menyergap dan mengamankan AG dan RH,” seru Junaidi.

Baca Juga :  Forkompinda Labuhanbatu Gelar Rapat Persiapan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI

Dari hasil penggeledahan, turut disita barang bukti sebuah bungkusan plastik berisi empat paket kecil sabu total seberat 0,97 gram, satu bungkus kecil ganja seberat 1,77 gram, uang tunai Rp 200 ribu, dan sebuah telepon genggam.

Namun operasi penangkapan ini tidak berhenti sampai di situ. Sebab setelah dilakukan pengembangan penyelidikan, giliran tersangka PSD diamankan personel Satresnarkoba Polres Binjai tidak jauh dari rumahnya. Dari pria tersebut, polisi menyita barang bukti dua telepon genggam.

“Dalam kasus ini, tersangka PSD diduga berperan sebagai bandar. Sebab dari bukti-bukti yang ditemukan, dia ini pihak yang menyediakan ganja bagi tersangka RH,” ucap junaidi.

(Andi)