Tersangkut Korupsi Dana Hibah 2019, Ketua KONI Tangsel Ditahan Kejari

SumateraPost, Tangsel – RJ Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya ikut di ciduk oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan ditetapkan sebagai Tersangka dalam kasus Korupsi Dana Hibah KONI Kota Tangsel tahun anggaran 2019.

Dengan ditetapkannya RJ menjadi Tersangka, maka hingga saat ini sudah dua orang yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kota Tangsel dalam kasus dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kota Tangsel.

Baca Juga :  Dukung Tugas Pokok Satkowil Babinsa Podorukun Anjangsana Di Kantor Desa

RJ keluar dari Gedung Kejari Kota Tangsel usai menjalani pemeriksaan dengan mengenakan Rompi berwarna Merah Muda bertuliskan “TAHANAN TINDAK PIDANA KORUPSI KEJAKSAAN NEGERI”, pada Kamis (10/6/2021) siang.

Dengan dikawal oleh petugas dan Aliansyah Kepala Kejari Kota Tangsel, tersangka Rita Juwita tampak tertunduk saat berjalan ke mobil tahanan berwarna hitam yang sudah terparkir di depan pintu masuk gedung Kejari Kota Tangsel.

Baca Juga :  Danramil Tumbang Titi, Kodim 1203/Ktp Hadiri Peresmian PKS

Sebelumnya, pihak Kejari Kota Tangsel telah menetapkan Bendahara umum KONI Kota Tangsel sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Bendahara koni berinisial SH ini diduga telah memanipulasi laporan pertangungjawaban (LPJ) sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh KONI Kota Tangsel.

Sejumlah kegiatan dalam LPJ tersebut dibiayai oleh dana hibah KONI Kota Tangsel tahun anggaran 2019.

Baca Juga :  Melalui Kegiatan Komsos Dengan Komponen Masyarakat TA. 2021, Koramil Simpang Hilir Rajut Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

Aliansyah Kajari Kota Tangsel menyatakan, akibat perbuatan para tersangka tersebut, negara telah dirugikan sebesar Rp 1,12 miliar rupiah. Nilai kerugian negara tersebut diperoleh dari hasil penghitungan yang dilakukan dan dilaporkan oleh Inspektorat Kota Tangsel. ( Ls).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here