Tidak Dapatkan Restu, Seorang Pemuda Cabuli Tetangganya Gadis Dibawah Umur

Gunung Sugih, Sumaterapost.co – Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polres Lampung Tengah Ipda Pol. Etty Mayrini, S.Ip memimpin langsung penangkapan tersangka AS (19) yang diduga pelaku perbuatan pencabulan terhadap anak dibawah umur Mawar (nama samaran) (16) pukul 19.00 wib kemarin Sabtu 8/8 dirumahnya jalan Patimura, Lingkungan VIII, Kelurahan Yukum Jaya, Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Pelaku setelah terciduk Unit PPA langsung diboyong ke Mapolres setempat untuk diperiksa secara detail, dan pelaku jika terbukti maka akan dijerat dengan pasal 76d dan 76e Jo padal 81 dan 82 undang – undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah, pengganti undang – undang RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang – undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang diancam dengan hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,

“Setelah dilakukan pemeriksaan termasuk saksi dan didukung pembuktian, maka tersangka akan dituntut dengan ganjaran hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, “pungkas Etty Mayrini.

Ditempat terpisah, ketika ditemui sumaterapost.co Kasat Reskrim AKP (pol) Yuda Wira Negara, S.H., S.Ik mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik., SH mengungkapkan bahwa awal kejadian pencabulan yang dialami Mawar yang notabene sebagai pacar dan bertetanggaan dengan tersangka AS ini, Rabu 29/07 sekitar jam 01.00 WIB di kontrakan kosong samping rumah korban dijalan Patimura gang Damai, Kelurahan Yukum Jaya, Terbanggi besar, Lampung Tengah., karena hubungan dua sejoli ini tidak mendapat restu dari orang tua korban, maka korban meminta pelaku untuk menemaninya tidur dikontrakan yang juga milik korban, lalu pelaku datang memenuhi harapan korban,

“Disaat itulah, pelaku AS mengajak korban melakukan persetubuhan dengan cara membujuk dan merayu serta berjanji akan menikahi korban, akhirnya kedua insan yang masih dibawah umur ini melakukan pencabulan.

“Setelah 4 hari kemudian, orang tua dari korban mendengar ifo tersebut, sehingga orang tua dari korban Mawar ini, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Tengah dengan Nomor Laporan : LP / 931-B / VIII / 2020 / Polda LPG / Res Lamteng, Tanggal 03 Agustus 2020, melalui unit PPA dengan sigap dan tidak memakan waktu lama, tersangka dapat dengan mudah ditangkap, “tegas Kasat ini. (Ganda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here