Tiga Buku Sastra Sekaligus Diluncurkan

SumateraPost – Tiga buku sastra sekaligus diluncurkan. Rencananya 12 Desember 2020 di Semarang.

Hal itu dikatakan Kurniawan Junaedhie, salah satu kurator dari Kosa Kata Kita (KKK), penerbit buku tersebut.

Ia menjelaskan, apabila kondisi pandemi Covid 19 landai maka ketiga buku sastra itu diluncurkan sekaligus di Semarang.

“Tapi kita lihat kondisi. Kalau masih seperti ini, kemungkinan tidak bisa peluncuran rame-rame seperti dulu,” ujar KJ, sapaan akrabnya, Minggu (27/9).

Sekiranya pandemi belum landai, kemungkinan akan dilakukan cara lain. Misalnya secara virtual.

Ada pun ketiga buku yang digagas masa pandemi tersebut ialah “Rantau” dari Komunutas Dadi Negeri Poci, “Gambang Semarang” dan Antologi Puisi, Cerpen, Esai Alumni Munsi.

Sastrawan Lampung, Isbedy Stiawan ZS, masuk di dalam tiga buku tersebut. Puisi-puisi Isbedy lolos kurasi dan berhak diundang ke Semarang jika peluncuran tak dibatalkan karena pandemi Covid 19.

Menurut Isbedy, puisi-puisinya lolos di tiga tema buku itu sebagai kegembiraan yang disyukuri.

“Kurasinya bertahap, dari seleksi persyaratan sampai karya dan kuota peserta yang tidak bisa dihindari,” ujar pengampu Lamban Sastra itu.

Penyair berjuluk Paus Sastra Lampung itu menambahkan, sebelumnya buku puisi “Kini Aku Sudah Jadi Batu!” menjadi nomine 5 besar Badan Bahasa Kemendikbud.

“Ini pencapaian saya sebagai penyair. Lolos seleksi dan bukti karya saya diakui di ranah sastra nasional,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here