Tiga Pilar Tambora Gelar Operasi Yustisi, 98 Pelanggar Prokes Ditindak Tegas

SumateraPost, Jakarta – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi masih terus dimanfaatkan oleh para petugas gabungan tiga pilar Tambora Jakarta Barat untuk mendisiplinkan warga lewat operasi yustisi.

Pada operasi kali ini, petugas gabungan mendapati 98 pelanggar tidak mentaati protokol kesehatan 3M. Sehingga mereka ditindak dan diberikan sanksi sosial untuk menyapu dan mengecat sarana fasilitas umum. Ada juga yang dikenakan sanksi administrasi.

Baca Juga :  7 Kampung Tangguh Jaya di Jakarta Barat Terbukti Efektif Tanggulangi Wabah Covid-19

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol M Faruk Rozi mengatakan, operasi tibmask di masa PSBB transisi kali ini kita laksanakan dengan lebih teliti bersama Tiga Pilar.

Tujuan dari digelarnya operasi tertib masker pada masa PSBB ialah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang terus mengalami peningkatan di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  7 Kampung Tangguh Jaya di Jakarta Barat Terbukti Efektif Tanggulangi Wabah Covid-19

“Sebanyak 98 pelanggar yang tidak memakai masker kita tindak tegas dengan rincian sebanyak 82 pelanggar diberikan sanksi sosial, sedangkan 18 pelanggar memilih dikenakan sanksi administrasi dengan total mencapai Rp 2.250.000,” ujar Kompol Faruk, Kamis (03/12/2020).

Faruk juga menambahkan, kita juga terus mengedukasi kepada warga, khususnya di wilayah Tambora untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 3M yang telah dianjurkan pemerintah.

Baca Juga :  7 Kampung Tangguh Jaya di Jakarta Barat Terbukti Efektif Tanggulangi Wabah Covid-19

“Untuk warga diharapkan selalu memakai masker apabila keluar rumah dan selalu melaksanakan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) guna memutus rantai penyebaran Covid-19,” tuturnya.

( Ls )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here