Tim Baksos Imlek Nasional Peduli NKRI Silturahmi Ke Walikota Semarang

Tim dari Paguyuban Tionghoa provinsi Jawa Tengah foto bersama Walikota Semarang Hendrar Prihadi, S.E.,M.M. di Kantor Balai Kota Semarang (2/3/2021). (Foto : Dok. INTI Jateng).

SumateraPost, Semarang – Tim Bakti Sosial Imlek Nasional Peduli NKRI dalam kegiatannya d provinsi Jawa Tengah dan DIY melakukan silaturahmi kebangsaan dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, S.E.,M.M. di Balai Kota , Semarang, Selasa, (2/3/2021).Dalam kesempatan itu juga tim menyampaikan selamat kepada Hendrar Prihadi, yang baru saja dilantik sebagai Walikota Semarang periode 2021-2026.

Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) David Herman Jaya, mewakili rekan-rekan Paguyuban Tionghoa provinsi Jawa Tengah, menjelaskan bantuan yang dikucurkan diprioritaskan untuk masyarakat yang tidak mampu, terkena PHK, terkena isolasi dan bencana alam.

Baca Juga :  Satlantas Polrestabes Semarang Bagi Masker dan Bagi Takjil ke Pengguna Jalan

Pada kesempatan itu, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Jawa Tengah, Gouw Andy Siswanto menambahkan, dalam rangka Tahun Baru Imlek 2021, sejumlah organisasi sosial kemanusiaan dan pengusaha melakukan kegiatan Bakti Sosial Imlek Nasional Peduli NKRI diantaranya Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Yayasan Buddha Tsu Chi Indonesia, Artha Graha PEDULI, dan Eka Tjipta Foundation.

Baca Juga :  Bulan Suci Ramadhan, Bupati Bersama Jajaran Forkopimda Kembali Adakan Tarling Perdana

Lebih lanjut, Andy Gouw , mengatakan,bantuan Bakti Sosial Imlek Nasional Peduli NKRI yang diserahkan pada hari ini baru merupakan tahap awal. “Bantuan serupa untuk provinsi Jawa Tengah dan DIY akan berlangsung hingga bulan Juni 2021 sebanyak 200.000 paket beras @ 10 kg dan 4.000.000 masker sebagai bagian dari kepedulian dan berbagi kasih kepada masyarakat di wilayah ini yang terdampak pandemi Covid-19 dan bencana alam,” terang Andy Gouw. (Christian Saputro).

Baca Juga :  Kreatif dan Inovatif, Ciri Masyarakat Maju

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here